Massa Pendukuhng Ahoh Bubar Setekah Djarot Datang, Taman pun rusak

JAKARTA -Newshanter.com- Massa Pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagian besar telah membubarkan diri, Selasa (9/5) malam. Namun, hingga pukul 00.03 WIB, sebagian pendukung Ahok masih berada di di luar Rutan Cipinang.

“Pokoknya kita akan terus berada di sini,” kata Yulia (45 tahun), warga keturunan Tionghoa yang mengaku datang dari Jelambar, Jakarta Barat saat ditanya temannya.

Selain Yulia, masih banyak pendukung Ahok yang masih antusias, terlihat dari sejumlah orang yang berfoto di papan kecil yang bertuliskan “Bebaskan Ahok”.taman2

Sayangnya, berdasarkan pantauan Republika.co.id, taman perkarangan di luar Rutan Cipinang yang ditanami beberapa jenis tanaman terlihat rusak. Ditambah sampah berserakan di sepanjang jalan akibat dari berkumpulnya massa pendukung Ahok.
Sementara itui sebelumnya Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat meminta massa pendukung Basuki T Purnama (Ahok) untuk bubar dari depan Rutan Cipinang. Mereka pun mulai pulang satu per satu.

Pantauan di lokasi, Jalan Raya Bekasi Timur, Jakarta Timur, Selasa (9/5/2017) pukul 21.40 WIB, orator meminta agar massa pulang dengan tertib. Para pimpinan komando meminta agar massa meninggalkan Rutan Cipinang.

“Ketua organ akan terus rapat. Semua setuju kita tinggalkan tempat ini? Kalau tidak kita akan dicatat sebagai pendukung yang membangkang. Kita harus percaya Pak Djarot,” ungkap orator itu.
Massa Pro Ahok Bubar dari Cipinang Sambil Nyanyi Indonesia RayaFoto: Massa Pro Ahok bubar dari depan Rutan Cipinang
“Bubarlah tapi jangan tinggalkan cintamu untuk Indonesia, untuk Ahok. Besok jam 14.00 WIB kita akan kumpul di sini lagi,” lanjut dia.

Sebelum bubar, massa meneriakkan yel-yel. Mereka meminta agar Ahok yang divonis dua tahun penjara dalam kasus penodaan agama untuk dibebaskan dari Rutan Cipinang.

“Rakyat bersatu, bebaskan Ahok,” teriak massa.

Massa lalu menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk mengakhiri aksi. Mereka juga berdoa sebelum pulang. Setelahnya satu per satu massa meninggalkan lokasi. Meski begitu, masih banyak massa yang bertahan.

“Pulanglah dengan kepala tegak. Ahok you never walk alone. Pulanglah dengan tertib,” suaro orator mengiringi kepulangan massa.(dtc/rol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *