OKU Timur, newshanter.com– Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin melaksanakan peninjauan ke Desa Merbau, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU Timur, Jumat (8/5/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan lokasi rencana pembentukan Batalyon TP baru serta kesiapan satuan dan program ketahanan pangan Yonif TP 893/KBK.
Dalam kegiatan tersebut, Kasdam II/Sriwijaya didampingi sejumlah pejabat Kodam II/Sriwijaya, di antaranya Asren Kasdam II/Swj Kolonel Inf Mustamin, Aslog Kasdam II/Swj Kolonel Kav Solikhin, S.Sos., M.M., serta Kazidam II/Swj Kolonel Czi Rahadian Firnandi, S.Hub.Int.
Rombongan disambut jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimcam setempat. Hadir mewakili Bupati OKU Timur, Asisten I Hasan, didampingi Kasdim 0403/OKU Mayor Inf Sariyo, Camat Lubuk Batang Carolin, jajaran TNI-Polri, serta perwakilan PT Musi Hutan Persada dan PT BSU bersama Kepala Desa Merbau.
Peninjauan dilakukan guna melihat langsung kondisi geografis dan titik koordinat lahan, sekaligus memastikan kesiapan strategis Desa Merbau sebagai lokasi pangkalan militer baru. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan pertahanan wilayah dan organisasi TNI AD di bawah naungan Kodam II/Sriwijaya.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama pemerintah daerah dan pihak perusahaan terkait rencana pemanfaatan lahan ke depan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pihak swasta diharapkan mampu mempercepat realisasi pembentukan Yon TP di OKU Timur.
Usai meninjau lokasi rencana pembentukan batalyon baru, Kasdam II/Sriwijaya bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Yonif TP 893/KBK dan disambut langsung oleh Wadanyon TP 893/KBK, Kapten Inf Asep Septuci Pratama.
Dalam kesempatan itu, Kasdam mengecek kesiapan fasilitas, sarana prasarana, serta personel satuan. Selain itu, ia juga menghadiri panen raya padi dan jagung di lahan produktif milik satuan sebagai bagian dari program ketahanan pangan Yonif TP 893/KBK.
Kasdam memberikan apresiasi atas inisiatif satuan dalam mengelola lahan tidur menjadi lahan produktif yang bermanfaat bagi prajurit maupun masyarakat sekitar sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, sinergitas antara TNI AD dengan seluruh stakeholder, termasuk pemerintah daerah dan pihak swasta, sangat penting agar pelaksanaan tugas pokok TNI di wilayah dapat berjalan selaras dengan program pembangunan daerah.
Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan Yonif TP 893/KBK semakin siap menjalankan tugas operasional sekaligus menjadi garda terdepan dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang kemandirian dan ketahanan pangan nasional. (*)





