Tanjabtim,Jambi-Newshanter.com Untuk membangun sinergitas dan kepatuhan hukum masyarakat, Kejaksaan Negri Muarasabak melaunching program Jaksa Membimbing dan Membantu Masyarakat Sabak (Jambu Masak).
Melalui program ini masyarakat akan lebih mudah melakukan komunikasi atau melakukan konsultasi hukum melalui pesan Whatsapp di Nomor 0821-7869-3709. Melalui nomor ini semua permasalahan hukum. Bahkan, jika masyarakat ada menemukan kejanggalan dapat melapor melalui whatsaap.
Namun, saat melauching program ini Kajari Muarasabak, Rizky Fahrudi,SH,MH mewanti-wanti program ini agar tidak menjadi tempat adu domba atau saling fitnah. Artinya, Kajari tidak ingin ada masyarakat yang melapor hal-hal yang tidak benar.
“Kalau laporan itu benar kami apresiasi. Artinya harus jelas, jangan ada fitnah yang dapat mengadu domba kita,”harapnya saat melaunching Jambu Masak di Nipah Panjang Rabu (31/1/2018).
Selama ini lanjutnya, terkadang disibukan dengan fitnah akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab atau ada kepentingan lain. Padahal, kita semestinya terus berjalan untuk memajukan Daerah kita atau bangsa ini.
“Habis energi kita hanya mengurusi yang sifatnya fitnah. Dilain siai kita ini harus berjalan. Jadi seperti yang saya sampaikan tadi program ini jangan dijadikan tempat adu domba,”katanya lagi.
Sementara itu Bupati Tanjab Timur, H. Romi Hariyanto menyambut baik dan mengapresiasi program yang dibuat keluarga besar adiyaksa. Program ini akan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Masyarakat akan mudah melakukan konsultasi terkait hukum.
Progran ini juga akan memudahkan masyarakat melaporkan keganjalan yang ada diwilayah masing-masing. “Tapi apa yang disampaikan harus sesuai dengan fakta. Sepakat apa yang disampaikan Pak Kajari, jangan buat fitnah,”harapnya.(Ridwan)






