Pemko Bukittinggi Resmi Buka Sekolah Keluarga Gemilang 2026, Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga

Bukittinggi, newshanter.com – Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) resmi membuka kegiatan Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2026. Acara pembukaan berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Senin (27/4/2026).

Wali Kota Bukittinggi yang diwakili Sekretaris Daerah, Rismal Hadi, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan nilai sosial, Pemko Bukittinggi berkomitmen memperkuat peran keluarga melalui program Sekolah Keluarga Gemilang.

“Sekolah Keluarga Gemilang tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus mampu mendorong perubahan pola pikir dan perilaku, termasuk penguatan kemampuan orang tua dalam digital parenting serta membangun komunikasi keluarga yang harmonis,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya peran camat dan lurah dalam melakukan pembinaan berkelanjutan. Peserta pelatihan diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi, Susi Yanti, menjelaskan bahwa program Sekolah Keluarga telah berjalan sejak tahun 2018 dan terus dikembangkan hingga kini. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas orang tua dalam pengasuhan berbasis delapan fungsi keluarga, memperkuat pemahaman tentang pendidikan, kesehatan keluarga, perlindungan anak, serta pembentukan karakter.

“Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2026 dilaksanakan dalam 15 kali pertemuan. Dua di antaranya berupa kuliah umum di Aula Rumah Dinas Wali Kota,” jelasnya.

Ia menambahkan, kuliah umum pertama menghadirkan Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan, selaku inisiator Sekolah Keluarga. Sementara kuliah umum kedua dijadwalkan awal Juli dengan narasumber Buya Dr. Gusrizal Gazahar yang akan membahas makna dan tujuan pernikahan.

Program ini diharapkan menjadi wadah edukasi dan kolaborasi dalam memperkuat ketahanan keluarga menuju masyarakat Bukittinggi yang lebih tangguh dan berdaya(. A/M)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *