JAKARTA, Newshanter.com – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melayangkan surat pencegahan untuk Gubernur Jambi Zumi Zola kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
“Tanggal 25 Januari 2018, Ditjen Imigrasi telah menerima Surat Keputusan KPK tentang pencegahan berpergian ke luar negeri atas nama Zumi Zola Zulkifli, pekerjaan Gubernur Jambi periode 2016-2021,” ujar Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Agung Sampurno, saat dihubungi wartawan, Rabu (31/1/2018).
Agung tidak menjelaskan mengenai status hukum dari Zumi Zola. Namun, dirinya mengungkapkan bahwa pencegahan tersebut untuk kebutuhan penyidikan kasus suap proses pengesahan anggaran APBD Pemprov Jambi tahun anggaran 2018.
“Alasan pencegahan adalah karena keberadaan beliau diperlukan terkait proses penyidikan kasus korupsi menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di provinsi Jambi,” ucap Agung.
Masa pencegahan Zumi Zola akan berlaku hingga enam bulan ke depan.Adapun, hari ini penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah dinas Zumi Zola.Terkait hal tersebut, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengaku telah meningkatkan penyelidikan baru kasus suap proses pengesahan anggaran APBD Pemprov Jambi ke tingkat penyidikan.
Pasalnya, menurut Saut penggeledahan tersebut dilakukan jika sebuah kasus telah masuk ke tingkat penyidikan. Di tingkat penyidikan KPK dipastikan sudah mengantongi nama tersangka.
“Kalau sudah sampai geledah udah di tahap apa, (penyidikan) ya sudah kamu jawab itu,” ujar Saut di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2018).
Saut masih enggan untuk menyebutkan bahwa tersangka tersebut merupakan Zumi Zola. Status tersangka baru penyidikan ini akan diumumkan KPK dalam beberapa hari ke depan.
“Hasil resminya segera kita umumkan beberapa hari ke depan. Sabar kan ada SOP,” ujar Saut.
Saut mengakui ada perkembangan signifikan terkait kasus ini. Keterlibatan pihak lain akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan bersamaan dengan penetapan status tersangka.
Kpk Geledah Rumah Zumi Zola
Sementara itu di jambi Rabu (31/1/2018) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap pada pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018. Penggeledahan dilaporkan terjadi di rumah dinas Gubernur Jambi Zumi Zola. Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Hanya Febri belum mau menyebutkan apakah penggeledahan tersebut terkait kasus suap di Jambi.”Aku masih pastikan ya. Tapi konfirm ada tim yang lakukan penggeledahan,” kata Febri, lewat pesan singkat, Rabu (31/1/2018).
Sementara itu, dilansir dari TribunJambi, penggeledahan dilakukan di Rumah Dinas Gubernur Jambi di Jalan Sulthan Thaha Jambi, Rabu (31/1/2018) siang.Sejumlah personel Brimob berpakaian lengkap, berjaga-jaga di pos penjagaan. Sebagian lainnya berjaga di dalam rumah dinas.
Informasi yang dihimpun, tim penyidik lembaga antirasuah ini tiba di rumah dinas yang berada tepat di depan Jembatan Pedestrian Gentala Arasy sekitar pukul 12.30 WIB.Sekitar pukul 14.28 wib, sebuah mobil dikawal mobil patwal keluar dari rumah dinas.(kc/01)





