Kenali Bahaya Penyakit Gigitan Hewan Berbisa dan Tanaman Beracun Ade Rizki Pratama Gandeng Dinas Kesehatan

Agam, newshanter.com – Untuk mengenali penyakit yang disebabkan dari gigitan hewan berbisa dan tanaman beracun yang sama-sama menggunakan racun, sehingga zat yang dikeluarkan dari hewan dan tanaman beracun bisa menyebabkan efek fisiologis bagi yang mengalaminya.

Dan untuk mencegah dan penyebaran penyakit akibat gigitan hewan berbisa serta tumbuhan beracun Ade Rizki Pratama SE.MM, Komisi IX Anggota DPR RI bekerjasama dengan Dinas kesehatan Provinsi Sumbar Sosialisasikan Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis Penyakit Akibat Gigitan Hewan Berbisa dan Tanaman beracun, yang bertempat di Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Angkek, Sabtu, (04/11/2023).

Kegiatan ini juga di hadiri oleh Epidemiolog Kesehatan Ahli Madya Dit.P2PM kemenkes RI Tulus Riyanto SKM.Msc, Kadis Kesehatan Provinsi Sumbar mewakili Staff P2P Rina Novita, Str.keb, Kadis Kesehatan Agam Hendri Rudian.M.Kes, Camat IV Koto Ricky Eka Putra.SSTP, Kapoksek IV Kota, Danramil, serta Tokoh masyarakat se Kecamatan IV Koto.

Ade Rizki Pratama SE.MM, dari Komisi IX DPR RI dalam sambutanya mengatakan, sosislisasi ini kita berharap masyarakat memahami bagai mana pencegahan dan pengendalian akibat gigitan hewan berbisa dan tumbuhan beracun ini, Ini penting kita lakukan untuk menghindari kasus cacat dan kematian terhadap pasien yang terkena gigitan hewan berbisa tersebut

” Macam penyakit Zoonosis, Antrhax, penyebaran melalui hewan dan flu Burung, jadi Zoonosis itu penyakit yang di tularkan melalui hewan kepada manusia, Mudah-mudahan kita juga bisa dibantu ketersediaan anti bisa ular dan hewan berbisa lainnya ” tutup Ade

Semenatara itu Kadis Kesehatan Provinsi Sumbar Rina Novita mengatakan, sebagai negara agraris yang penduduknya mayoritas bertani, kita perlu memahami jenis hewan dan tumbuhan berbisa, sebab kita tidak mengetahui kapan dan di mana hewan dan tumbuhan tersebut menyerang, yang mengakibatkan kematian apabila sudah terkena dari bisa hewan tersebut.

” Untuk itu kami dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar turut menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai apabila terkena hewan berbisa dan tumbuhan beracun, segera bawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama” imbuhnya.

Sementara Kadis Kesehatan Kabupaten Agam Hendri Rusdian menjelaskan, saat ini masih banyak masyarakat kita yang belum mengetahui penyakit Zoonosis ini, ada 200 penyakit Zoonosis yang dapat menyerang manusia, seperti Rabies salah satunnya yang penularanya melalui anjing gila, atau kucing dan kera, penyakt ini bisa kita cegah se dini mungkin dengan memberikan Vaksin Anti Rabies dan Serum Anti Rabies.

” Dengan adanya sosialisasi ini di minta kepada masyarakat untuk mewaspadai resiko terhadap hewan berbisa dan tumbuhan beracun, karena kita semua beresiko untuk terjangkit yang mematikan ini, untuk itu mari kita belajar mencintai lingkungan bersih” tandasnya. (A/M)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *