Padang, newshanter.com – Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol Solihin, memimpin apel kontigensi “Aman Nusa I tahun 2026” di Lapangan Mapolda Sumbar pada Jumat (1/5/26). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya perubahan pendekatan dalam pengamanan, dari sekadar penjagaan menjadi pelayanan yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan kekeluargaan.
Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan aparat dalam menjaga situasi tetap kondusif di wilayah Sumatera Barat, khususnya saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang identik dengan penyampaian aspirasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol Solihin meminta seluruh personel untuk mengubah cara pandang terhadap masyarakat. Ia menegaskan bahwa warga yang menyampaikan aspirasi bukanlah objek pengamanan semata, melainkan bagian dari keluarga yang harus dilayani dengan baik.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian diri di lapangan. Menurutnya, tindakan yang dipicu emosi justru dapat memperburuk situasi dan merusak citra institusi kepolisian.
Selain itu, seluruh anggota diminta tetap bekerja secara profesional dan waspada, meskipun kondisi diperkirakan aman. Kehadiran polisi, lanjutnya, adalah untuk memberikan perlindungan, bukan tindakan represif terhadap masyarakat yang menyampaikan pendapat secara damai.
Meski optimistis situasi akan berjalan kondusif, pihak kepolisian tetap menyiapkan personel dalam kondisi siaga penuh. Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam menjamin kebebasan berpendapat tetap berlangsung dengan aman dan tertib.
Kegiatan apel ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar seluruh rangkaian pengamanan berjalan lancar serta masyarakat Sumatera Barat tetap berada dalam kondisi aman dan damai.(A/M)





