Jenazah Bripka Wahyu Indarto Akhirnya Ditemukan Oleh Tim SAR Di Bawa ke Muko- Muko Bengkulu

Palembang. Newshanter.com.-TIm SAR dan Pihak Ke Polisian Agam Akhirnya,Minggu siang (19/06/2016) barhasil menemukan Bripka Wahyu Indrato, salah satu korban mobil maut Isuzu Phanter yang terjun di PLTA Batang Agam telah ditemukan di daerah Akabiluru Kabupaten Limapuluh Kota, kurang lebih 1,5 Km dari lokasi kejadian.

Jenazah anggota Shabara Polda Sumbar ini.Menurut Kapolres Bukitinggi AKBP Tri Wahyudi, ditemukan oleh Tim SAR bersama pihak Kepolisian didaerah Akabiluru, kurang lebih dua kilometer dari lokasi mobil jatuh, ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Kemudian Jenazah Wahyu dibawa ke RSUO Adnan WP Payakumbuh.Di rumah sakit umum daerah ini terlihat suasana haru, puluhan seragam berbaju coklat tak kuasa menahan sedih ruangan kamar Jenazah RSUD Adnan Payakumbuhtempat Brigadir dua Polisi Wahyo Indarto korban kecelakaan hebat di PLTA Batang Agam pada Jumat siang kemaren (17/06/2016) lalu.

Rekan kerja almarhum, para anggota Polres Payakumbuh yang datang silih berganti keruangan tersebut, tak kuasa menitikan air mata haru ,ketika melihat rekanya terbujur kaku.

Wahyu Indarto Anggota Sabhara Polda Sumbar gugur dalam tugas. Beliau ikut menjadi korban kecelakaan bersama dua orang lainya. Anggota Polda Sumbar tersebut, saat kejadian sedang dalam melaksanakan tugas pengawalan dan pengamanan terhadap perusahaan yang bergerak dalam bidang keuangan.

Menurut Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto, almarhum merupakan salah satu prajurit Bhayangkara terbaik yang dimiliki oleh Polda Sumbar. Untuk itu POLRI telah merasa kehilangan akan sosok prajurit tersebut, tandas AKBP Kuswoto.

Sementara orang tua dari Almarhum, tampak kelihatan tegar, terkait musibah yang dialami oleh keluarganya. Murtini ibu dari Almarhum mengatakan bahwa Wahyo Indarto sedari kecil memang bercita-cita ingin menjadi anggota Kepolisian.

“ Anak saya cita-citanya untuk menjadi prajurit Polisi sudah dicapainya, semoga Allah tempatkan anak saya Disisinya, aminn,” ujar ibu almarhum ini dengan tegar.

Direncanakan, Almarhum Wahyu akan dibawa ke rumah duka di Muko-muko Bengkulu. Namun sebelum itu, rencananya akan digelar upacara pelepasan kehormatan oleh Polri di Polsek Payakumbuh Minggu sore (19/06/2016)

Sebelumnya jenazah Wahyu, dilepas secara kedinasan oleh Kapolres Bukittinggi kepada pihak keluarga. Selanjutnya, jenazah dibawa pula ke Mapolres terdekat, yakni Payakumbuh. Di Polres Payakumbuh, jenazah almarhum diserahkan Kapolres AKBP Kuswoto kepada pimpinan rombongan Dit Sabhara Polda.(zal/NHO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *