BIKIN STATUS VIRAL DI FACE BOOK, YUSRIZAL DIAMANKAN PIHAK TNI

Bukittinggi, Newshanter.com. Merasa tidak nyaman dengan komentar yang di lontarkan oleh teman-teman di facebook, Yusrizal (65) warga Lubuk Basung Kabupaten Agam ini, terpaksa berurusan dengan pihak TNI, pensiunan BUMN bapak dari 3 orang anak menulis di akun facebooknya , bubarkan saja TNI
Pengakuan yurizal mencoba membalas komentar pemilik facebook dengan inti pernyataan bubarkan saja TNI dan biarkan polisi yang menangani semua persoalan negara ini. Karena tersulut emosi dengan informasi yang di update oleh teman faceboknya di akun facebook, yang selalu menyudutkan satu institusi yang belum tentu bersalah, pengakuan ini di sampaikan  Yusrizal diruang pers Makodim 0304/agam, Jumat (13/10/2017), yang didampingi oleh Komandan Kodim 0304/Agam Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantar, SH, SE
Akibat komentar yang ditulis oleh anak purnawirawan TNI ini banyak para nitizen berkomentar dengan apa yang ditulis putra purnawirawan TNI itu membuat caption dan menyebarkan screenshoot-nya. Berbagai tudingan miring spontan dilontarkan kepada pria berumur 65 tahun tersebut
“Saya awalnya mau bela TNI karena banyak isu yang memojokkan TNI dan Jenderal Gatot Nurmantyo. Karena terlalu emosi saya membalas status orang tersebut, Tanpa sadar isi dari status saya berbeda dengan tujuan saya sebelumnya,” ujar Yusrizal di ruang Makodim 0304 Agam, serelah dimintai keterangan oleh arapaf Kodim Atas kelalaiannya tersebut, Yusrizal mengaku sudah dinasehati anak-anaknya. Dan minta maaf terutama
Komandan Kodim 0304 Agam, Letkol Kav Salim Kurniawan menyayangkan adanya ulah warganet yang diakuinya masih keluarga TNI itu, yang sengaja atau tidak sudah membuat pernyataan kontrafersi terhadap TNI, pada kenyataannya TNI itu dari Rakyat dan nantinya setelah pensiun pun akan kembali kerakyat, jadi TNI tidak bisa di pisahkan dari rakyat, dan TNI akan menjaga keutuhan NKRI dari ancaman baik dari luar maupun dari dalam, seperti penyusupan paham Komunis di tengah masayarakat, sebab PKI/ Komunis TNI adalah ancaman terberat buat dia, TNI akan melindungi rakyat Indonseia dan juga akan membela NKRI, karena keutuhan NKRI adalah harga mati yang tidak bisa di tawar-tawar lagi
“TNI memang musuh besar PKI dan kelompok radikal. Awalnya saya curiga pembuat komentar ini terafiliasi ISIS atau PKI. Ternyata masih keluarga besar TNI. Karena itu saya harap ini tidak terjadi lagi,” ujar Salim.
Salim menegaskan, sampai detik ini jajaran TNI masih solid dan kuat. Pihaknya tidak akan terpengaruh oleh komentar dan status di media sosial yang menghina TNI, sambil mengakhiri pembicaraan dan bergegas berangkat memenuhi undangan masayarakat untuk mehadiri pencetakan sawah baru di Tiku kabupaten Agam.(Ayu)
rizal1

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *