Warga Palembang Kaget Stiker Palu Arit Lambang PKI Bermuculan

Polisi Tengah melepas Stiker Palu Arit ditemoel di ditiang LIsrik

PALEMBANG.Newshanter.com—Warga Palembang Keget , Poster bergambar ‘Palu dan Arit’ yang diketahui merupakan logo dari ‘Komunis’, mulai ramai ditemukan di sejumlah titik di Palembang.Poster-poster palu arit tersebut, ditemukan diantaranya tertempel pada tiang listrik, gardu listrik, pagar seng, pohon serta gardu dan gapura.

Setidaknya, kurang lebih telah ditemukan sepuluh titik lokasi tempat ditemukannya poster-poster berlogo palu arit tersebut diantaranya yakni di kawasan Jalan Residen Abdul Rozak, Jalan Sapta Marga, Jalan Musi Raya Timur, Jalan DI Panjaitan, Jalan A Yani, Jalan Yos Sudarao dan Jalan RE Martadinata Palembang.

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang berhasil dihimpun, penemuan poster palu arit tersebut berawal dari adanya warga yang menemukan satu poster palu arit yang tertempel pada tiang listrik di Jalan Residen Abdul Rozak Lorong Setuju RT 28/9 Kelurahan 2 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Rabu (11/5/2016) sekitar pukul 10.00.

Menemukan hal tersebut, warga kemudian melapor kepada pihak yang berwajib, Polisi dan TNI hingga kemudian mengamankan dengan melepas poster berlogo palu arit tersebut hingga kemudian melanjutkan penyisiran.

Sesaat setelah melakukan penyisiran persisnya ketika berada di kawasan Jalan Sapta Marga Kalidoni Palembang, petugas kembali menemukan hal serupa.

Penyisiran kembali dilanjutkan hingga ke Jalan Musi Raya Timur Kelurahan Lebung Gajah Kecamatan Sako Palembang.

Dari kawasan Jalan tersebut, setidaknya ditemukan tiga titik tempat ditemukannya poster-poster tersebut yang diantaranya ditempel pada tiang listrik, pagar seng, gardu listrik serta di depan sebuah apotek.

Dengan semakin banyaknya titik lokasi tempat ditemukannya stiker poster berlogo palu arit tersebut, sehingga penyisiran terus dilakukan termasuk menambah para personil untuk melakukan penyisiran.

Alhasil, setelah melakukan penyisiran di kawasan Seberang Ulu atau tepatnya di Jalan DI Panjaitan dan Jalan A Yani Palembang, petugas kembali menemukan poster-poster berlogo palu arit tersebut.

Poster-poster berlogo palu arit tersebut diantaranya ditemukan tertempel pada tiang listrik yang berada di Jalan DI Panjaitan Lorong Famili serta pada gardu listrik depan Pempek Akiun dan di tiang listrik samping Puskesmas Plaju Palembang dan Halte Patra Jaya B.

Sementara itu, di kawasan Jalan A Yani Palembang poster-poster berlogo palu arit tersebut ditemukan diantaranya yakni di Gapura Gaya Baru dan di tiang listrik Tangga Takat Palembang.

Tak cukup sampai di sana, penyisiran pun kembali dilakukan ke kawasan IT II Palembang. Dan dari kawasan tersebut, setidaknya poster-poster berlogo palu arit tersebut ditemukan di dua titik berbeda. Kedua yakni di kawasan Jalan Yos Sudarao dan RE Martadinata Palembang.

Menurut keterangan seorang warga sekitar tempat penemuan poster berlogo palu arit tersebut, Heri warga Jalan Yos Sudarso RT 51 Kelurahan 3 Ilir Kecamatan IT II Palembang, setiker yang bergambar palu arit dan padi kapas serta bintang di tiang listrik dekat warung miliknya diperkirakan dipasang pada pukul 12.00 – 13.00.
“Pukul 12.00, saat saya pergi ke Masjid untuk Salat Zuhur, setiker tersebut belum terpasang dan saat pulang terlihat di tiang listrik telah terpasang empat setiker bergambar palu arit padi kapas dan bintang. Tapi untuk orang yang memasang saya tidak mengetahuinya,” ungkapnya.

Terkait dengan adanya penemuan tersebut, Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Arh Saeful Mukti Ginanjar saat dikonfirmasi melalui ponselnya, mengatakan, hingga kini pihaknya tengah menyelidiki temuan itu untuk mencari pelakunya.

“Benar, ada beberapa gambar palu arit yang ditemukan di Palembang. Kapan ditempel dan siapa pelakunya masih kita selidiki, perkiraan baru sehari dua hari ini ditempel,” ungkapnya.

Atas temuan itu, dikatakan Syaiful, pihaknya menduga sudah ada jaringan kelompok radikalisme di Palembang. Menurutnya, hal ini perlu diwaspadai semua pihak termasuk masyarakat.

“Kami lacak dan lakukan pemetaan, memang sudah instruksi atas TNI, Polri, dan pemerintah termasuk masyarakat harus waspada,” terangnya.(SP/FIL)

Palu_Arit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *