PALEMBANG — Newshanter.com Seorang tukang parkir Ariansyah Saleh (23), warga jalan KH Azhari Lorong Al-kautsar Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Senin (08/10/2018) dinihari ditemukan tewas dengan kondisi tertelungkup tak jauh dari rumahnya.
Korban diduga tewas akibat salah tembak oleh anggota kepolisian Polsek Pemulutan, yang mana pada malam kejadian tengah melakukan penggerebekan terhadap seorang pelaku pembunuhan.
Saat ditemukan, di Jalan KH Azhari tepatnya di belakang Bakso Juve Kelurahan 7 Ulu, kondisi jasad korban dalam keadaan tertelungkup. Sementara, di leher korban terlihat lubang bekas peluru. Jasad korban pun kemudian langsung di evakuasi ke RS Bhyangkara untuk dilakukan Autopsi.
Kejadian ini pun sendiri langsung dilaporkan paman korban, Muhammad Soleh Ahmad (66), ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang. “Korban ini keponakan saya. Saya tahu diberi kabar tetangga. Pas ke lokasi, ternyata keponakan saya sudah tewas tertelungkup. Dari itulah, saya melaporkannya,” urai M Soleh, saat diperiksa petugas piket.
Sementara, Kakak kandung korban, Jimi (33), ketika ditemui dirumah duka mengatakan dirinya mengetahui adik kandungnya meninggal sekitar pukul 4 subuh. “Salah tembak oleh Polsek Pemulutan pak. Sudah ditembak adik saya di diamkan saja terkapar. Dia mengalami luka tembak dileher,” ucap Jimi.
Jimi berharap kasus yang menimpa adik kandungnya tersebut dapat di proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.”Dia lagi main dibelakang rumah pak. Kejadian sebenarnya saya tidak tahu, karena sedang tidur dirumah. Memang terdengar suara letusan tembakan, pas saya keluar, adik saya sudah terkapar,” jelasnya.
Sekarang mayat korban akan dimakamkan di pemakaman umum Nagaswidak Kecamatan SU II Palembang.
Wakapolresta Palembang, AKBP Prasetyo Rahmat Purboyo, mengatakan peristiwa kejadian tersebut akan di ambil alih oleh Polda Sumsel. “Karena ini bersangkutan dengan anggota kepolisian, jadi peristiwa itu di ambil alih Polda Sumsel,” ungkap Wakapolresta Palembang, saat ditemui wartawan, Senin (8/10/2018).
Sedangkan Kapolres Ogan Ilir, AKBP Gazhali Ahmad, setelah mengetahui peristiwa kejadian penembakan yang diduga dilakukan oleh anggotanya, yang mengakibatkan korban Ariansyah Saleh meninggal dunia, langsung mendatangi Mapolresta Palembang, untuk berkoordinasi. Namun, ketika ditemui wartawan untuk di wawancarai, Kapolres Ogan Ilir menghindar. (*/01)





