Palembang, newshanter.com – Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman dan Pertahanan (Perkimtan) Kota Palembang Affan Prapanca Mahali mengungkapkan masih banyak kendala yang dihadapi untuk masalah penerangan lampu jalan yang ada dikota Palembang, demikian diutarakannya saat ditemui usai daripada rapat paripurna Masa Persidangan II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Palembang, Selasa (19/9/2023).
Dikatakan Kepala Disperkimtan kota Palembang Affan Prapanca Mahali, dimana tadi ada 2 fraksi dari DPRD Kota Palembang yang mempermasalahkan tentang pemadaman lampu jalan yang ada di kota Palembang. Sama seperti biasa jadi kita akan data lagi, akan memprioritaskan yang memang mendesak.
“Dan insya Allah dalam waktu dekat tentu kita berharap adanya tanggapan dari DPRD Kota Palembang tadi bisa memberikan pertimbangan-pertimbangan untuk diberikan anggaran yang sewajarnya,” ujarnya.
Kemudian, kalau untuk pemadaman itu terkait dengan pasangan-pasangan yang sedang di revitalisasi jaringannya. Karena jaringannya memang sudah kurang baik, jadi diganti dengan material-material yang baru. Sehingga untuk sementara memang kita matikan sementara, sambil menunggu proses dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).
“Salah satunya adalah penambahan daya, dan penggantian peralatan-peralatan pendukungnya, seperti kabel dan meteran. Sedangkan untuk anggarannya akan saya cek dahulu untuk tahun ini dan tahun depan sepertinya masih kurang lebih hampir sama,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, tapi akan kami pastikan dahulu untuk berapanya, kalau ditanyakan target ya memang setiap tahun memang ada target. Ada kurang lebih yang kita targetkan tahun depan untuk perbaikan rutin itu sekitar 5000 lampu atau 5000 titik lampu. Kalau untuk pemasangan baru kita kurangi, dan kita fokus kepada memperbaiki dan pemeliharaan.
“Untuk kendalanya sendiri banyak-banyak, karena jaringan kita ini kan kalau lampu ini bukan cuma lampu saja, ada kabel-kabelnya, ada terkait peralatan pendukung seperti ballas trafo, dan sebagainya,” katanya.
Masih dilanjutkannya, untuk kabelnya sendiri yang memang kadang-kadang sering kita temukan banyak yang hilang. Dimana hilang ini barang kali dicuri atau dirusak barang kali seperti itu. Ketua ditanya untuk satuan tugas (satgas), oh sudah ada untuk satgas, cuma memang sumber daya manusia (SDM) kita saat ini hanya 40 orang terkait dengan pemeliharaan jalan umum (PJU).
“Jadi kalau kita suntikkan memang diperlukan kurang lebih untuk kota Palembang ini untuk pelayanan PJU itu paling kurang 100 satgas paling sedikit. Insya Allah kalau ada anggaran kita akan tambah jadi kita menyesuaikan anggaran,” ucapnya.
Masih disampaikannya, kalau ada anggaran kita tambah, karena terkait anggaran ini bukan kewenangan dinas, karena sudah diatur didalam mekanisme yang ada. Kalau terkait perhitungan anggaran tidak bisa saya ungkapkan disini tapi ada di kantor, itu karena sudah termasuk teknis. Secara umum sudah disampaikan oleh staf kami bahwa kita butuh100 satgas kalau untuk mengakomodir pemeliharaan kota Palembang.
“Kalau ditanya sudah bisa dilaksanakan, itu belum, tergantung materialnya, kalau material tersedia kita perbaiki, peralatannya siap kita bergerak seperti itu. Jadi kita sekarang ini mendata, memverifikasi dan menyusun jadwal, kalau untuk rutin berjalan terus,” tutupnya.(ton)





