Bantul.Newshanter.com. Sopir Bus Pariwisata Limbersa berwarna emas yang mengalami kecelakaan sampai terperosok jurang di Jalan Siluk – Panggang tepatnya Desa Lanteng, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Selasa (2/1/2018) sore sekitar pukul 14.30 WIB diduga tak menguasai medan.
Kasatlantas Polres Bantul, AKP Imam Bukhori, mengatakan bahwa dari informasi yang ia dapat dari seorang penumpang, sopir sempat diingatkan agar mengurangi kecepatan.”Katanya sempat ada penumpang yang meminta sopir mengerem,” kata Imam ditemui di lokasi kejadian.
Indikasi sopir tidak menguasai medan, karena terlihat bekas tapak ban sepanjang kisaran 10 meter di turunan menikung tak jauh dari lokasi.Artinya, sopir sempat mengurangi kecepatan kendaraan, namun ia terlambat menginjak pedal rem atau bisa juga bus melaju terlalu kencang.
Asal bus dari Palembang juga jadi bahan perkiraan jika sopir tak terlalu menguasai medan.Padahal untuk melewati jalur Siluk – Panggang sopir butuh keterampilan khusus dan pemahaman medan yang baik.
“Jalur ini berbahaya, karena banyak turunan dan tikungan tajam,” kata Imam.
Terlebih, sisi barat jalan diketahui merupakan jurang dengan kedalaman kisaran 30 meter.Kendaraan juga dituntut dalam kondisi prima pasalnya bagian rem akan bekerja ekstra.Penerangan kendaraan juga harus baik karena beberapa titik di lokasi cukup gelap saat malam.
Sopir dan kernet sebagai saksi kunci masih dirawat di rumah sakit dan secepatnya akan dimintai keterangan terkait insiden ini.Hingga berita ini dihimpun tidak ada laporan korban meninggal dalam peristiwa.
Kecelakaan bus pariwisata Limbersa (BG 7350 T) terjadi di ruas Jalan Siluk – Panggang Desa Lanteng, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Selasa (2/1/2018) sore sekitar pukul 14.30 WIB.
akibat kecelakaan itu 28 penumpang termasuk sopir dan bus selamat namun mengalami luka-luka.Bus diketahui membawa rombongan wisatawan dari Palembang yang berlibur ke beberapa tempat wisata di Yogyakarta.Mayoritas penumpang adalah anak kecil dan beberapa lagi orang dewasa.
Di lokasi kejadian juga ditemukan kaleng susu bayi yang masih tampak utuh.
Bus diketahui menabrak pembatas jalan diperkirakan sopir tak bisa mengerem saat melewati turunan yang menikung.Posisi bus saat ini terperosok ke jurang sedalam kisaran 15 meter.Posisi bus miring, dengan kaca bagian samping dan depan pecah.(TJ)






