Bukittinggi, newshanter.com – Sejarah di pemerintahan Bukittinggi melakukan serah terima jabatan camat dijabat oleh kaum perempuan, dan penggantinya juga merupakan kaum perempuan, Senin (4/ 7/22).
Wali Kota Erman Safar mengatakan, dalam suatu perpindahan jabatan tumpahan emosi suatu hal yang biasa, dan setiap orang pasti mengalami, dan itu juga yang dialami saat sertijab dua orang perempuan dalam jabatan nomor sati di pemerintahan Kecamatan, meski begitu, pemerintah tetap memberi garansi dalam pergantian jabatan sudah dalam pertimbangan matang.
“Pada pejabat yang lama yaitu Nadia harus saya mempersiapkan diri untuk mengisi jabatan yang paling strategis di Bukittinggi, yaitu Disparpora, dan pada pejabat yang baru saya yakin Hastine bisa bekerja, saya sudah mengujinya beberapa kali di Kelurahan Campago Ipuah, di sana padat penduduk, banyak persoalan, ekonomi, sosial dan budaya, semua tantangan itu bisa diatasi dengan baik oleh Hastine sebagai lurah,” kata Wako menjelaskan.
Erman Safar menyebut dirinya tidak pernah membedakan gender dalam mengangkat pejabat, ia lebih melirik kinerja dan capaian prestasi bawahannya.
Erman Safar juga berpesan agar kelompok budayawan dan seniman asli ABTB dirangkul untuk tampil ke tingkat Kota Bukittinggi.kedepannya, Ungkap Erman safar mengakhiri. ( A/M )





