Jakarta, newshanter.com – PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program SANF Sustainability Squad. Program yang berlangsung sejak April hingga Juli 2026 ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan berbagai inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui dukungan pendanaan, pendampingan, dan monitoring.
Program tersebut diawali dengan proses seleksi yang diikuti lebih dari 60 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Setelah melalui tahapan penilaian, SANF menetapkan dua tim terbaik yang dinilai memiliki gagasan inovatif, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta berpotensi memberikan dampak berkelanjutan.
Selama pelaksanaan program, kedua tim mendapatkan pendampingan intensif melalui pertemuan mingguan, sesi berbagi pengalaman, pembekalan metodologi inovasi, hingga evaluasi berkala guna memastikan setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Salah satu tim terpilih, Harmoni dari Universitas Brawijaya, menjalankan program pemberdayaan di Desa Kemulan, Kabupaten Malang, dengan fokus pada kesehatan mental ibu hamil dan ibu pascamelahirkan. Program ini meliputi pelatihan bagi 34 kader kesehatan, skrining terhadap lebih dari 20 ibu nifas menggunakan metode Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), penyelenggaraan kelas postpartum yoga, hingga peluncuran situs Harmoni Indonesia sebagai media edukasi dan layanan informasi.
Tim Harmoni juga merevitalisasi ruang Puskesmas Pembantu menjadi Harmoni Center, sebuah ruang layanan kesehatan mental yang dilengkapi fasilitas yoga. Fasilitas tersebut dikelola bersama masyarakat sehingga tidak hanya meningkatkan akses layanan kesehatan mental, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi bagi para ibu di desa tersebut.
Sementara itu, tim Nevirominds dari IPB University mengangkat persoalan pencemaran timbal di Desa Cinangka, Kabupaten Bogor. Melalui pendekatan edukasi, teknologi, dan aksi kolaboratif, tim ini menghadirkan sejumlah program seperti Neviro-cation berupa edukasi kesehatan dan lingkungan, Neviro-logy melalui pengembangan filter air, budidaya ikan dalam ember (budikdamber), penanaman pohon, serta ekonomi sirkular berbasis tanaman obat keluarga (TOGA).
Selain itu, mereka juga menginisiasi Neviro-action, yakni gerakan pemberdayaan pemuda melalui sekolah lapang dan perekrutan relawan Neviro-squad. Berbagai program tersebut telah memberikan manfaat kepada lebih dari 150 masyarakat di wilayah sasaran.
Melalui SANF Sustainability Squad, SANF menilai kolaborasi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan gagasan secara langsung di lapangan, tetapi juga menghadirkan perspektif baru bagi perusahaan dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan lingkungan.
Ke depan, SANF berharap SANF Sustainability Squad dapat terus melahirkan inovasi-inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (*)





