Bukittinggi, newshanter.com – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bukittinggi di tengah kondisi udara yang memburuk akibat kabut asap.
Pada Senin (14/9/2026), personel Satlantas Polresta Bukittinggi membagikan masker medis kepada awak media dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Kasatlantas Polresta Bukittinggi sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan para jurnalis yang setiap hari menjalankan tugas peliputan di lapangan.
Kasatlantas polresta Bukittinggi AKP M. Irsyad Fathur Rachman, S.Tr.K., S.I.K melalui Kanit Regident Ipda Wawan Mulyawan mengatakan, kondisi udara di Kota Bukittinggi belakangan ini mengalami penurunan akibat kabut asap.
Dalam situasi tersebut, penggunaan masker dinilai menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
“Semoga dengan pembagian masker ini rekan-rekan media tetap terlindungi dan dapat menjalankan tugas jurnalistik dengan lancar. Semoga selalu sehat,” ujarnya.
Tidak hanya menyasar awak media, jajaran Satlantas Polresta Bukittinggi sebelumnya juga membagikan masker kepada pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintas di depan Mapolresta Bukittinggi.
Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu masyarakat mengurangi paparan kabut asap saat beraktivitas di jalan raya.
Selain membagikan masker, Satlantas Polresta Bukittinggi turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara. Masyarakat, terutama anak-anak sekolah, diingatkan agar membatasi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.
Bagi masyarakat yang harus bepergian atau beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker juga dianjurkan sebagai langkah perlindungan diri.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polresta Bukittinggi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dapat terus meningkat, terutama selama kondisi kabut asap masih terjadi di Kota Bukittinggi. (A/M)





