PELALAWAN, NEWSHANTER.COM – Ibu rumah tangga di Kabupaten Pelalawan saat ini ramai-ramai disibukkan dengan tren merawat tanaman hias dan langka dengan menggunakan pot di pekarangan rumah.
Selain untuk membuat pekarangan indah dan asri, tanaman hias dan langka ini juga bisa menghasilkan pundi – pundi rupiah karena tren tersebut.
Misalnya salah satu Ibu rumah tangga ini, Evi Mboot mengaku hobi merawat tanaman hias sejak ia masih belum menikah.
Baginya, merawat tanaman bisa membuat hunian lebih segar dan dapat menghasilkan uang.
Ibu satu anak ini, mengaku mengembangkan bisnis tanaman hias untuk menghasilkan pendapatan selama pandemi Covid-19 ini.
Rumah huniannya yang berada di RT. 001/RW/ 01 desa Angkasa Kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan tersebut dipenuhi dengan bunga-bunga. Membuat kaum ibu-ibu kerap mampir untuk melihat dan membeli tanaman yang dijualnya.
Evi mengatakan, untuk menghemat biaya, dirinya memanfaatkan banyak dari pot dan ember bekas serta pupuk kompos agar tanaman hias terawat dengan baik dan hunian tetap asri.
Baginya, dia memanfaatkan masa meningkatnya penjualan selama pandemi Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Harganya pun dipatok dengan harga bervariasi, yakni dari Rp 5000 hingga Rp 1 juta, tergantung dengan jenis yang diminati.
Selain berjualan di rumah, dirinya juga memanfaatkan media sosial untuk menambah penghasilan.
“Saya sering juga memposting bunga ini, lewat akun Instagram (IG) dan Facebook (FB). Dengan nama “galery_mam_mbot” untuk IG dan Viee Mbot di FB,” ujarnya sambil mempromosikan koleksi bunganya.***(ang).





