Kampar. Newshanter.com. Seorang lelaki tak dikenal Rabu (22/02/2017, tewas tengelam ketika mandi di sungai di Dusun III Desa Baru Siak Hulu Kabupatan Kampar, Riau. Setelah tengalam mayat lelaki tak punya identitas ini ditemukan di Sungai Kampar dekat lokasi penambangan pasir milik Toni di wilayah Dusun III Desa Baru Kecamatan Siak Hulu Kabuptan Kampar, Riau.
Korban yang berusia siktar 12-17 tahun ini diduga tewas akibat tengelam karena ditubuhnys tidak ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan. Namun untuk mengetahui sebab kematian mayat MR X ini jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru untuk dilakukan visum.
Menurut keterangan saksi-saksi dilokasi kejadian, sekitar pukul 08.00 wib terlihat korban menuju TKP dengan menaiki sepeda dayung mengenakan baju kaos warna merah dan celana 3/4 katun warna hitam.Korban kemudian terlihat membuka baju dan celananya lalu menggantungkan di sepedanya yang ditaruh dipinggir sungai, selanjutnya korban mandi di sungai dengan mengenakan celana dalam warna biru.
Beberapa waktu kemudian korban tidak terlihat lagi oleh warga di sekitar lokasi, sehingga warga berinisiatif untuk mencari kedalam sungai dengan menggunakan jaring penangkap ikan.
Korban akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan kondisi mulut mengeluarkan cairan seperti busa, kejadian ini kemudian dilaporkan oleh warga kepada pihak Kepolisian.
Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Vera Taurensa Ss, MH ketika dibubungi membenarkan ada ditemukan korban tengelam.Menurut kapolsek kini mayat korban berada di RS Bhayangkara Polda Riau untuk divisum guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Dikatakan Kapolsek Vera bahwa pihaknya kini menyelidiki identitas korban maupun pihak keluarganya dengan berkoordinasi dengan Aparat Desa yang berdekatan dengan tempat kejadian.
“Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya mengecek langsung ke RS Bhayangkara Polda Riau,”ujar Vera.
Adapun ciri-ciri korban ; jenis kelamin laki-laki, usia antara 12 hingga 17 tahun, mengenakan baju kaos warna merah dan celana katun 3/4 warna hitam serta celana dalam warna biru bergambar Boboi Boy, selain itu korban juga membawa sepeda dayung.
SElain itu Kapolsek juga mengingatkan warga yang tinggal di kawasan sepanjang sungai untuk meningkatkan pengawasannya terutama terhadap anak-anak, agar tidak mandi dl sungai supaya kejadian serupa tidak terulang kembali.(03)





