Puspa hadir untuk Untuk Melindungi Perempuan dan Anak.

Palembang,Newshanter.com- Kementerian perlindungan perempuan dan anak Mengukuhkan dan Mendeklarasikan Pengurus Forum partisipasi Publik yang pertama kali untuk kesejahteraan perempuan dan anak (Puspa) Sriwijaya sumatera selatan.selasa (26/9/2017) di ballroom swara dwipa palembang.
Forum puspa ini dibentuk untuk kesejahteraan perlindungan terhadap kekerasan perempuan dan anak. forum ini diharapkan Puspa Sriwijaya dapat bersinergi dalam perlindungan anak dan perempuan dan dapat bermanfaat beraksi di 2018 nanti. “Ucap Deputi Kppai.Drs.fatahillah. Dalam Hal ini Gubernur Provinsi Sumsel yang diwakili Staf Ahl Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik H.
Permana mengatakan, Melalui Forum Puspa Sriwijaya ini kedepannya agar lebih meningkatkan komunikasi seperti kegiatan-kegiatan pemberdayaan perempuan dan anak, Provinsi Sumsel termasuk yang ke 10 yang sudah terbentuk, kedepannya diharapkan untuk lebih efektif sekaligus mengawasi dari pada anak didik kita. “kekerasan terhadap anak dan perempuan menaik karena kurang adanya diskomunikasi antara orang tua dan anak sehingga hasilnya tabu,”Jelasnya.
Permana menambahkan Kalau komunikasi kita bagus maka tidak ada lagi kekerasan terhadap anak, ini tidak bisa di pungkiri lagi, untuk ketahanan keluarga sangat diperlukan adanya komunikasi antara orang tua dan anak,”Komunikasi itu sangat penting terutama untuk perempuan dan anak, seorang Alex Noerdin tidak akan sukses kalau dibelakangnya tidak ada sosok seorang perempuan (red istrinya),tugas orang tua mengarahkan, mengajar dan mendidik, dengan adanya forum puspa ini semoga kedepannya lebih baik lagi,”Ungkapnya.
Selain itu, ketua Panitia PUSPA Sriwijaya Nelly Rosdiana menjelaskan program ini merupakan arahan dari pusat, bersumber dari masyarakat untuk masyarakat sesuai dengan program kementerian.
Forum ini dibentuk untuk lebih mengkondusifkan diskusi bersama untuk lebih terarah, maka terbentuklah forum perempuan yang ada. Peserta yang ada dalam acara ini yakni masyarakat umum, akademisi, Ibu rumah tangga, Organisasi perempuan seperti IWAKI, perwakilan dari kabupaten dan kota di Sumsel, serta media yang berperan untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Lanjut Nelly, tujuan sosialisasi ini untuk mengurangi kesenjangan sosial antar masyarakat, meningkatkan peran keluarga,
“Kami akan memberikan support kepada kabupaten dan kota untuk mengkoordinir suatu wadah dalam meningkatkan kesejahteraan perwmpuan dan anak,”. “Maka dari itu harus ada sinergi antara kementerian dan dinas di daerah, untuk menyelesaikan konflik-konflik yang ada di masyarakat,” tukasnya.(Iwan)
puspa

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *