Bukittinggi,newshanter.com – Pemerintah Kota Bukittinggi resmi memulai proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kota untuk tahun 2026. Acara pembukaan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, mewakili Wali Kota, di GOR Bermawi pada Senin, (20/4/2026).
Dalam sambutannya, Rismal Hadi menekankan betapa prestisiusnya posisi Paskibraka bagi pelajar di Bukittinggi. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat Bukittinggi merupakan satu dari tiga kota di Indonesia selain Jakarta dan Yogyakarta yang diberikan kehormatan untuk mengibarkan bendera pusaka.
“Ini adalah tugas yang membanggakan. Tidak semua pelajar memiliki kesempatan langka untuk mengemban amanah di kota bersejarah ini,” ujar Sekda.
Seleksi tahun ini dipastikan berjalan lebih ketat dan komprehensif. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya menitikberatkan pada fisik dan kemampuan baris-berbaris (PBB), kini para peserta juga harus melewati ujian Wawasan Kebangsaan & Karakter, Kemampuan Akademis dan Berbagai Bidang Pendukung Lainnya
Kepala Badan Kesbangpol Sumbar, Mursalim, menambahkan bahwa sistem seleksi Paskibraka saat ini sudah mengadopsi standar tes sekolah kedinasan. Hal ini bertujuan untuk membentuk kader pemimpin yang siap mewujudkan visi Indonesia Emas.
Kepala Badan Kesbangpol Bukittinggi, Nenta Oktavia, merincikan perjalanan seleksi yang telah dimulai sejak sosialisasi pada awal Maret lalu: sebanyak 332 Total Akun Terdaftar, 258 Peserta (110 Putra, 148 Putri Lolos Administrasi, dan 74 yang gagal Administrasi
Ketidaklolosan 74 pendaftar tersebut disebabkan oleh dokumen yang tidak lengkap hingga tidak menyelesaikan proses unggah berkas pada sistem daring yang dibuka sepanjang 1 hingga 14 April 2026. Seleksi akan terus berlanjut hingga terpilih putra-putri terbaik yang akan bertugas di hari kemerdekaan mendatang(A/M).





