PEKANBARU newshanter.com–Baru datang menginjakan kaki ke Bumi Lancang Kuning, Kapolda Riau, Brigjen Pol Nandang sudah dikagetkan oleh kinerja anggotanya Jumat dini hari tadi.
Kagetnya, bukan kabar buruk. Tapi keberhasilan dalam memberantas narkoba yang dinilai cukup besar.
Menurut informasi yang direalis pihak kepolisian, bahwa dini hari tadi sekitar pukul 02.30 WIB tepatnya di Jalan lintas timur KM 57 Kabupaten Pelalawan, Dir Narkoba Polda Riau menangkap dua orang diduga bandar besar narkoba jenis sabu dan ekstasi.
Penangkapan itu berawal saat pihak kepolisian menerima laporan bahwa ada transaksi ke daerah Bengkalis. Menerima laporan itu, polisi melakukan pencegatan.
Namun kedua pelaku Romatri Putra (37) warga Jalan Berdikari Rt 003 Rw 002 Kelurahan Umbansari Kecamatan Rumbai Kodya Pekanbaru. Dan juga Riki Akbar (31) warga Jalan Gabus raya no. 07 Rw 02 Rt 03 Kelurahan Rumbai Pesisir Kecamatan Rumbai Kodya Pekanbaru, berhasil kabur dari Kabupaten Siak mengarah Pelalawan.
Polisi yang beranggotakan 16 orang itu melakukan pengejaran hingga keduanya tertangkap.
Saat dilakukan penangkapan, polisi tidak lagi menemukan barang haram itu bersama kedua pelaku yang saat itu mengemudikan Toyota Avanza warna merah BM 1522 TS. Mendapatkan pelaku, lalu polisi mengintrograsi keduanya.Hingga akhirnya kedua pelaku mengakui membawa barang haram dibuangnya saat ia dikejar tepatnya dikawasan Jalan lintas Jembatan Siak Kecamatan Dayun.
Berdasarkan keterangan itu, polisi melakukan pencarian di titik narkoba itu dibuang. Kinerja polisi membuahkan hasil, barang haram itu ditemukan berserak dipinggir jalan.
Berikut barang bukti yang ditemukan, 7 (tujuh) plastik besar ( 7000 butir Extacy warna merah ), 2(dua) plastik berisi xtc merah tua, 1 (satu) plastik besar (1/2 kg Shabu),1 (satu) plastik besar (1/8 kg Shabu), 76 (tujuh puluh enam) dan strip (1 strip 10 butir) happy five.
” Untuk sementara penyidik masih dalam tahap pengembangan. Untuk kedua tersangka kita kenakan Pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 UU RI NO. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Kabid Humas Kombes Pol Guntur Aryo Tejo sore menjelang magrib ini.(NHO/jack)





