BANYUMAS – Diakui publikasi besar-besaran pelaksanaan TMMD Reguler 108 Banyumas di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mampu mengangkat potensi sejumlah wisata di desa sasaran.
Rudianto pengelola salah satu potensi wisata di Petahunan, yakni Lokawisata Bukit Watu Kumpul, selama ada program TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, dimana Tim Jurnalistik TMMD Reguler juga mempublikasikan secara besar-besaran seluruh potensi wisata di Petahunan, otomatis sejumlah obyek wisata di Desa Wisata Petahunan mulai menjadi dikenal publik.
“Selama ada TMMD Reguler, kegiatan non fisik TMMD berupa penyuluhan, sosialisasi, dan keterampilan, yang dialihkan dari Balai Desa Patahunan ke Watu Kumpul, membuat Watu Kumpul mulai hidup kembali karena sempat ditutup terkait pandemi covid,” ungkapnya Rudianto. 30/7/2020.
Dijelaskan selain Curug Nangga dan Watu Kumpul, potensi wisata di Petahunan yang publikasi TMMD Reguler, cukup banyak. Mulasi dari Curug Rinjing, Curug Pengantin, Tuk Pengasinan (mata air asin), petilasan pertapaan Ki Ajar Wirangrong (Brahmana sakti jaman kerajaan Pajajaran), dan juga Makam Eyang Gusti Aji (ulama penyebar agama islam di Banyumas). (Ags)





