Jayapura,- Tim gabungan personel Polri dan TNI melanjutkan pencarian Trigana Air yang diduga menabrak pegunungan di Distrik Okbape, Pegunungan Bintang, Papua. Masyarakat sebelumnya menginformasikan dugaan pesawat mengalami kecelakaan di wilayah tersebut.
“Saya baru kontak 20 menit lalu, hasil pencarian kemarin (Minggu, 16/8) sore, mereka jalan 4 jam tapi belum ada informasi (penemuan),” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige Renwarin saat dihubungi detikcom pukul 05.35 WIB, Senin (17/8/2015).
Ada 10 orang yang tergabung dalam tim ini. Mereka juga dibantu masyarakat setempat untuk memastikan kebenaran kecelakaan pesawat di sekitar Distrik Oksibil dan Distrik Okbape.”Pagi ini sudah diberikan arahan dan bergerak lagi melakukan pencarian,” sebut Patrige.Dia menambahkan, tim evakuasi sudah berada di Distrik Oksibil bersiaga bila badan pesawat ditemukan.
“Kalau pesawat ditemukan, mereka langsung bergerak evakuasi. Mereka standby di aula Koramil Oksibil,” kata Patrige.
sementara itu Komandan Lanud Jayapura, Kolonel Pnb I Made Susila Adnyana, menambahkan Pasca hilang kontaknya pesawat Trigana Air PK-YRN nomor Penerbangan IL-257 yang berpenumpang 54 orang, tim evakuasi akan diturunkan sebanyak 80 personel, terdiri dari SAR Jayapura, TNI AU dan TNI AD.
“Tim pencarian kami siapkan 30 personel, dari tim Paskhas TNI AU kami siapkan 10 personel. Nanti dibagi dua tim gunakan dua pesawat, kemudian dari SAR juga mungkin siapkan 30 personel, dan ada dari Trigana juga akan ikut, karena kami libatkan pesawat mereka untuk pencarian,” ujar Komandan Lanud Jayapura, Kolonel Pnb I Made Susila Adnyana saat ditemui sejumlah jurnalis di kantor SAR Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin(17/08/2015) pagi.
Dikatakan Susila, sejak kemarin personil dari Brimob dan Polres Pegunungan Bintang telah bergerak menuju daerah yang diinformasikan masyarakat yang melihat bahwa ada pesawat menabrak gunung.”Apabila informasi tersebut benar, hari ini kami lanjutkan dengan tindakan evakuasi, bersama rekan-rekan dari SAR dan Trigana,” kata Adnyana.
Pihaknya akan memberangkatkan dua pesawat, yang personelnya terdiri 4 orang Paskhas dari TNI AU, SAR dan pihak Trigana Air. Pertama, pihaknya akan mengidentifikasi jarak lokasi evakuasi dan lainnya. “Kami harus mengetahui benar-benar kondisi pesawat, cuaca dan yang lain-lain,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kepala SAR Jayapura, Ludi Yanto tim pencari akan gunakan helikopter jenis bell dan juga dibantu dengan pesawat ATR Trigana. “Kami memperkirakan lokasi jatuhnya pesawat di Kecamatan Okbape yang berjarak sekitar 13 mil dari Oksibil. Karakteristik daerah pegunungan merupakan daerah ketinggian mencapai 4.500 meter di atas permukaan laut,” kata Ludi Yanto.(DTC)





