Palembang,newshanter.com – Kasus covid-19 di kota Palembang dalam tren positif merujuk pada BOR di kota Palembang dimana pada awal pelaksanaan PPKM level 4 berada pada jumlah 83 persen dan kini terakhir pelaksanaan yang jatuh pada hari ini BOR di kota Palembang turun sampai 74 persen yang menunjukkan pelaksanaan PPKM di kota Palembang terbilang efektif.
Meskipun demikian, terkait keberlanjutan PPKM masih akan bergantung pada keputusan pemerintah pusat, di sampaikan walikota Palembang Harnojoyo pelaksanaan PPKM merupakan kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian melihat dengan hasil perkembangan kasus covid-19 di kota Palembang, selama penerapan PPKM level yang telah kali keduanya. Di tegaskan Harnojoyo saat ini dalam trend positif, terlihat dari ketersediaan BOR, dari sepekan lalu yang berada pada 83 persen kini telah mencapai 70 persen.
“Hari ini terakhir (PPKM di kota Palembang), nanti akan kita lihat apakah lanjut atau tidak. Namun, dari hasil perkembangan kasus aktif menurun, tingkat kematian dan BOR juga menurun menjadi 70 persenan dari sebelumnya 83 persen semoga saja status PPKM di Palembang tak berlanjut dengan hasil ini”, ungkapnya.
Harnojoyo menerangkan Palembang tidak masuk dalam 5 daerah yang tidak terjadi peningkatan kasus covid-19 selama sepekan ini.
“Saat vidcon dengan Presiden belum lama ini terkait peningkatan kasus COVID-19 di 5 Provinsi, Alhamdulillah Palembang atau Sumsel tidak masuk dalam lima daerah yang terjadi peningkatan kasus”, terangnya.
Terlepas dari itu, saat ini yang menjadi prioritas pemerintah adalah peningkatan herd imunity dengan pelaksanaan vaksinasi, seperti di Palembang saat ini yang telah melaksanakan vaksinasi baru mencapai 28 persen dari keseluruhan masyarakat kota Palembang.
“Inilah yang menjadi keterbatasan kita karena stok vaksin tak banyak dari negara produsen vaksin sementara permintaan banyak. Sampai saat ini kami hanya bisa mengusulkan”, gesahnya.
Oleh karena itu pula, pemerintah Kota Palembang belum dapat memutuskan terkait kebijakan yang mengharuskan masyarakat dalam mengakses publik harus menunjukkan surat vaksinasi. Meski demikian Harnojoyo menilai terkait isu kebijakan penyertaan surat vaksinasi dalam mengakses seperti masuk mall, ini dapat memotivasi masyarakat untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi covid-19.
” Sebenarnya ini kan motivasi agar warga ingin divaksin agar bisa masuk mall, tapi sekarang antusias warga untuk vaksinasi sudah tinggi tapi stok vaksin tidak mencukupi”. ungkapnya
Terakhir Harnojoyo berharap masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan agar nantinya terkait keberlanjutan PPKM dapat berakhir di kota Palembang, yang bila angka penyebaran kasus covid-19 di kota Palembang menurun dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat.
“Semoga hasil saat ini jadi pertimbangan untuk lanjut atau tidak PPKM di Palembang”, ungkapnya. (derla)





