Mayat Miss X yang Ditemukan di Lahan Semak Belukar Ternyata Wiwit

PALEMBANG – Newshanter.com.  Mayat Miss X yang ditemukan di lahan semak belukar di lorong Jalan Sungai Sedapat RT 41/8 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang, 11 Mei lalu, akhirnya terungkap. Korban bernama Chatrina Widjawati alias Wiwit (30) warga Jalan Gereja Atas, Talang Jawa, Tanjung Enim, Muaraenim, yang diketahui terakhir kali pergi bersama pacarnya, Asmoro.

Jenazah Wiwit dikenali oleh ayahnya, Paulus Slamet (59) yang pergi ke Palembang, setelah mengetahui kabar ada penemuan mayat tanpa identitas di Sukarame, Selasa (16/05/2017).

Setelah dicek kesamaan mulai dari pencocokan otopsi, antemortem, posmortem dan gigi geligi, ternyata benar sosok yang terbujur kaku di kamar mayat RS Bhayangkara itu adalah anak kandungnya. “Saya yakin anak saya, karena sudah dites cocok semua. Sekarang Wiwit, langsung kita bawa ke rumah duka di RS Charitas,” katanya.

Slamet menceritakan, sebelum dikabarkan meninggal, mendiang Wiwit terakhir sempat pamit pergi ke Yogyakarta bersama calon suaminya, Asmoro, 6 Mei lalu, pagi harinya.Namun pada sore harinya, Wiwit sudah tidak bisa dihubungi, begitupun dengan Asmoro.

“Telpon mereka semuanya tidak aktif. Saya cek ke bandara juga, ternyata tidak ada penerbangan atas nama mereka berdua. Sampai sekarang pun Asmoro tidak ada kabar,” jelas pensiunan PT Bukit Asam itu.

Dikatakan, kisah cinta Wiwit dan Asmoro pacaran sudah satu tahun.

Awal kenalan karena sama-sama jemaat Gereja.

Baru-baru ini keduanya berencana akan menikah pada 5 September mendatang dan persiapan sudah dilakukan, seperti beli souvenir di Yogyakarta.

Selama ini, Wiwit pun tidak pernah cerita jika ada masalah, baik soal pekerjaannya maupun kehidupan pribadinya.”Selama ini Asmoro itu baik kalau lagi main ke rumah. Dia pun tidak pernah melihat anaknya ribut dengan Asmoro,” ucapnya.

Menurut Slamet, Wiwit sudah bekerja di PT Cipta Hasil Sugiarto, di Prabumulih sudah hampir dua tahun empat bulan.Selama ini Wiwit tinggal di Yogyakarta, sampai menamatkan Strata (S2) di Universitas Gajah Mada (UGM).

Pamin Yandokpol RS Bhayangkara, Iptu Edinson mengatakan dari hasil autopsi dari jenazah Wiwit, terdapat luka di bagian kepala depan dan belakang, akibat pukulan benda keras.

Selain itu ada luka di wajah, bagian langit-langit gigi.

Sementara, Kapolsek Sukarami Kompol Khalid Zulkarnain, melalui Kanit Sukarami Iptu Marwan masih melakukan penyelidikan.Saksi-saksi sudah ada yang diperiksa dan dari keterangan sementara, terakhir korban pergi bersama calon suaminya.

Mereka menggunakan mobil Innova dari Prabumulih ke Palembang, pagi hari.Saat malam hari ternyata hanya Asmoro yang pulang ke kontrakan tanpa korban.”Kami sekarang masih terus melakukan penyelidikan,” tegasnya/(sp/01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *