Palembang, newshanter.com – Pelantikan Pengurus Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) kota Palembang dan pelatihan Da’i kota Palembang. Adapun tema yang diambil adalah “Memperkuat Ukhuwah Islamiyyah untuk mewujudkan Islam Rahmatan Lil Al-Amin”. Kegiatan ini sendiri dipusatkan di Musholla At-Taqwa Sekolah Islam Terpadu Insan Mandiri Cendekia.
Turut hadir didalam acara tersebut Ketua DDII Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ustadz Drs H M Legawan Isa, Sekretaris Umum DDII Sumsel: Drs Muhammad Juhartono, Ketua DDII Kota Palembang periode 2023-2027 Ustadz Fajar Sani Nasution, Al-Hafidz, Ketua Panitia Ustadz Mustaqim, S.Sos, dan undangan lainnya, Sabtu (4/3/2023).
Dikatakan Ketua Panitia Kegiatan Pelantikan DDII Kota Palembang Ustadz Mustaqim, karena dengan kehadirat dan ridho dari Allah SWT memperkenankan terjadinya acara ini. Tanpa pertolongan dari Allah SWT tentu saja kami sebagai ketua panitia tidak akan mampu menjalankan acara ini.
“Dan kami sangat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para hadirin yang telah berkenan hadir untuk memenuhi undangan kami yang sederhana ini,” ujarnya.
Kemudian, kami juga minta maaf yang sebesar-besarnya manakala dari awal penyambutan sampai pelepasan diacara ini. Ada-ada hal yang kurang berkenan di hati, dimana itu semua bukan unsur kesengajaan dari kami. Mungkin inilah keterbatasan kami yang baru saja bertunas dan tumbuh dengan harapan kami menjadi bagian ukhuwah islamiyyah, yang kemudian mewujudkan Islam
“Kami sendiri tentu saja sangat berkeinginan kemudian cara ingin mendatangkan suatu keberkahan bukan hanya buat kami pengurus DDII tetapi buat seluruh kaum muslimin,” ungkapnya.
Menurut Ketua DDII Kota Palembang Ustadz Fajar Sani Nasution, Al-Hafidz, Allah SWT menyampaikan kepada kita, itulah pengorbanan para Da’i, pengorbanannya bukan hanya tentang hartanya, tetapi lebih daripada itu mengorbankan jiwanya untuk agama ini. Terima kasih banyak sudah berkenan hadir pada acara pelantikan hari ini, dimana konsep awalnya memang kami ingin dilaksanakan secara sederhana saja, ibarat pernikahan, kami hanya ingin akad nikah saja.
“Akad nikah dahulu saja, ketika ingin nanti melihat nanti kita mungkin setelah berhasil baru dibesarkan. Karena ini semua adalah pemuda, tentu butuh dukungan kepada Dewan Suro yang telah berkenan menjadi Dewan Suro kami,” katanya.
Dilanjutkannya, cuma pada saat itu singkat cerita bercerita atau curhat kepada guru saya tentang dakwah ketika saya minta arahannya bagaimana supaya dakwah kita ini semakin siginifikan dan semakin banyak hasilnya. Dimana beliau mengatakan salah satu caranya adalah bergabung dengan organisasi yang sudah ada untuk melebarkan sayap dakwah, agar semakin banyak jangkauannya.
“Akhirnya teman-teman ada Ustadz Mustaqim yang mana beliau merupakan alumni STID Muhammad Natsir, akhirnya beliau memang dekat dengan kita, jadi beliau ikut di pesantren dan banyak diskusi bagaimana berdakwah ini,” imbuhnya.
Masih disampaikannya, sebenarnya tidak saya tanggapi, karena saya tidak mempunyai kemampuan disana, saya tidak punya ilmu disana, dan juga umur masih muda. Intinya ketika saya pelajari saya belum mengiyakan sebelum saya pelajari. Jadi konsepnya diskusi dengan Ustadz Mustaqim juga terus beberapa kali saya ngobrol langsung dengan yang lainnya.
“Akhirnya saya pelajari, kira-kira kalau saya menjadi ketua, pantas tidak, bismillah saja, karena para kiai yang mengatakan sebagai santri tidak ada alasan untuk menolak,” bebernya.
Ditambahkannya, berikut susunan pengurus dan personalia DDII Kota Palembang Periode 2023-2027 sebagai Dewan Syuro yakni Ketua KH Drs Umar Said, Anggota H. Ahmad Shaleh, S.Pd.I, KH Luthfi Izzuddin, M.A, Iwan Riadi, S.T.,M.H, Drs H Dedi Rohendi, M.T.,Ph.D., Ujang Saidi, sedangkan untuk Pengurus Harian sebagai Ketua Umum Fajar Sani Nasution, Al-Hafidz, Wakil Ketua I Wibawa Megaputra, S.Pd, Wakil Ketua II Ahmad Ghazali, S.Pd, Wakil Ketua III M Adi Gunawan, S.Pd.I, Sekretaris Mustakim, S.Sos.I.
“Ada juga Wakil Sekretaris I, Wakil Sekretaris II, Bendahara, Wakil Bendahara, Bidang Pendidikan dan Kaderisasi terdiri dari Ketua, Anggota, Bidang Dakwah Kampus dan Ghazwul Fikri terdiri dari Ketua, dan Anggota,” bebernya.(ton)





