Kegiatan TMMD Membawa Banyak Harapan

 

KAYUAGUNG (OKI), Newshanter.com – Dipilihnya Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Propinsi Sumatera Selatan dinilai tepat sasaran karena infrastruktur desa Sungai Ceper boleh dikatakan jauh tertinggal dibandingkan dengan desa lainnya, tidak salah, Pusat kegiatan TMMD Ke-101 Tahun 2018 dipusatkan di desa ini.

Berbagai alasan pemilihan lokasi sungai ceper tersebut berdasarkan beberapa hal yang sangat dibutuhkan warga setempat, dengan tujuan dapat membuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat yang diharapkan potensi lokal dapat mendongkrak kehidupan masyarakat akan lebih baik.

Hal itulah yang membuat alasan sungai ceper dipilih karena berdasarkan pertimbangan seperti,

Selain pemerataan pembangunan yang berkeadilan sosial, tanpa merasa sebagai “anak tiri” dari bagian NKRI, kegiatan TMMD ini juga sekaligus menepis berbagai stigma negatif yakni sebagai “Kampung Senpira”, dimana pada waktu yang belum lama ini, terungkap sejumlah kasus produksi senpira berasal dari Sungai Ceper ini.

Beberapa fakta, hingga saat ini yang menjadi kebutuhan masyarakat secara dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah agar dapat dirasakan dirasakan seperti, kesetaraan kehidupan/ kesejahteraan masyarakat mulai dari penghasilan dalam pemenuhan kebutuhan hidup normal.

Hal ini cenderung berada dalam zona sangat miskin apabila tidak didukung oleh infrastruktur, jalan yang dapat dilalui sebagai jalur penghubung menuju desa-desa tetangga, jalan poros menuju Kecamatan dan Kabupaten OKI.

Lalu, dibutuhkannya Gedung Kesehatan yang layak karena sejak dari dulu, warga mengaku belum merasakan berobat gratis (Jamsoskes, Jamkesmas, BPJS).

Begitu juga dengan pembangunan gedung Sekolah dan Fasilitas serta mutu pendidikan sembilan tahun bahkan dua belas tahun yang harus ditempuh antar propinsi jika ingin mengenyam pendidikan setara di Wiralaga Kabupaten Mesuji Propinsi Bandar Lampung karena itulah pilihan terbaik di banding harus sekolah menuju ibu kota kecamatannya dengan biaya yang sangat mahal.

Sumber Penerangan atau Listrik Masuk Desa belum di rasakan mulai dari desa tersebut terbentuk hingga dihuni sekarang hendaknya menjadi perhatian, dan bukan tidak mungkin, kehadiran kegiatan TMMD di Desa Sungai Ceper ini dapat juga menyasar pada kekurangan infrastruktur yang menjadi dambaan warga selama ini.

Dandim 0402 OKI Letkol Inf Seprianizar S.Sos mengatakan perlu dicatat bahwa tidak ada lagi yang namanya kampung senpi, lihat sendiri keramahan warga disini mereka membaur bersama TNI membangun desa. Dalam TMMD sendiri, ada 2 kegiatan yang dilaksanakan yaitu fisik dan non fisik. Untuk fisik, telah dibangun jalan 10 Km yang menghubungkan Dusun 5 dengan Dusun 8 Desa Sungai Ceper, melanjutkan pembangunan masjid yang belum rampung selama 25 tahun. Sementara untuk non fisik, prajurit TNI akan memberikan wawasan kebangsaan, pengobatan gratis, sunatan massal, pengentasan buta huruf Alquran, penyuluhan hukum, kamtibmas, serta bahaya narkoba”,pungkas Dandim.

Selain itu juga, lanjutnya, pihaknya akan melaksanakan perlombaan rakyat dan kegiatan-kegiatan dengan masyarakat yang melibatkan komponen dari Pemda, Polres, Kejari, BKKBN, Ponpes dan Organisasi Binaan Kodim 0402/OKI.

“Sebenarnya, kita dalam TMMD ini lebih menitik beratkan pada sasaran non fisik, bagi kita masyarakat merupakan hal yang diutamakan. Sebab rakyat adalah ibu kandung TNI,”katanya.

Kepala Desa Sungai Ceper Kaharno SH menjelaskan sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak Kodim 0402/OKI-OI untuk membantu masyarakat sungai ceper agar dapat sejahtera dan tidak terisolir lagi. Berharap dengan adanya TMMD didesa ini kami bisa lebih maju dan Pemerintah Daerah (Pemda) lebih memperhatikan desa kami karena jika Pemerintah tidak memperhatikan maka desa sungai ceper jauh dari kata maju mengingat luas wilayah sepanjang 46,76 Kilometer persegi dengan jumlah penduduk sebanyak 5.300 jiwa.

“Meminta Dinas-dinas terkait benar-benar memberikan programnya didesa kami (Sungai Ceper) agar tidak tertinggal lagi, adapun beberapa program yang sangat dibutuhkan diantaranya sekolah, kesehatan dan listrik bahkan telah sering di usulkan baik dari kades lama hingga saya”,tegasnya sembari berharap pemerintah daerah mulai membuka mata. (salim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *