GP FARMASI RIAU GELAR SEMINAR PEMBERANTASAN OBAR ILEGAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT DI HOTEL BENTENG

 

PEKANBARU-newshanter com .Gabungan Pengusaha (GP) Farmasi Wilayah Riau menggelar acara seminar, tentang Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat dalam Bisnis Kefarmasian, bertempat di Hotel Benteng, Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, Minggu (15/10/2017).

Bacaan Lainnya

Acara turut mengundang dari instansi Pemerintahan, yang dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Balai POM Kota Pekanbaru, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru.

Ketua panitia acara, ISANIL AUFA mengatakan, diskusi ini digelar dalam rangka mewujudkan gerakan aksi nasiona Presiden Republik Indonesia, untuk memberantas peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat, khususnya dalam dunia kefarmasian.

Adapun peserta yang hadir dalam seminar tersebut, terdiri dari pemilik sarana apotek se Kota Pekanbaru, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan narasumber yang berkapasitas.

“Bersempena menyukseskan Aksi Gerakan Nasional, Alhamdulillah, kita merasa terpanggil menggelar seminar yang bertajuk pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat dalam bisnis kefarmasian. Seminar kita gelar selama sehari, dengan peserta dari gabungan pengusaha farmasi Riau dan beberapa apoteker yang tergabung dalam (IAI),” ujar INSANIL AUFA yang diwawancarai newshanter.com usai acara.

Dirinya berharap dengan terselenggaranya acara ini, peserta dapat memahami permasalahan terkait kefarmasian, baik penyalahgunaan obat, peredaran obat ilegal, masalah perizinan maupun regulasi yang mengatur tentang kefarmasian.

“Semoga seminar ini dapat bermanfaat dan membuka paradigma para pengusaha farmasi untuk mengenal lebih jauh beberapa persoalan dan jawaban dari bisnis kefarmasian,” harapnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh ketua GP farmasi wilayah riau pekan baru H HERMAN Se, gelar acara ini bertujuan kordinasi kerja sama antara (Gp ) gabungan pengusaha farmasi wilayah riau pekan baru Dan IAI wilayah pekan baru baik BPC /BPD kerjasama dengan instansi terkait seperti badan BPOM , DISKES, BPPtMT badan perizinan pelayanan terpadu. Hal tersebut memudahkan kita untuk menangkal hal2 yang tidak kita inginkan seperti marak nya terjadi peredaran obat2an ilegal atau obat palsu sangat meresahkan di tengah masyarakat ,jadi kita (GP) sepakat bergabung seluruh pengusaha farmasi untuk memikirkan hal ini supaya masyarakat dapat menggunakan obat bagus dan bermutu dengan harga terjankau dan kita sangat2 mendukung upaya pemerintah di bidang kefarmasian ini .tutup herman

Laporan :(NHO/jack)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *