Eksekusi, Pembangunan IPAL Hibah Australia Lancar

Palembang, Newshanter.com – Proses eksekusi rumah warga berlangsung di Jalan Sutami Kecamatan
Kalidoni Palembang ini terlihat rata dengan tanah menggunakan alat berat jenis Eksavator oleh
kontraktor Sabtu (14/10/2017). Eksekusi dilakukan untuk Pembangunan IPAL (Hibah Australia) dan
Relokasi IPAL (Pengelolaan Limbah) Paket – A1 di Kecamatan Kalidoni Palembang berjalan lancar dan aman.

Pemkot Palembang, Kepala Dinas PU Kota Saiful, Kepala Bidang PU Kota Bastari, PPK Nasrul melalui
Pengawas PU SDA Irigasi dan Limbah Kota Palembang Dhani SH mengatakan, siap mendukung
Palembang Emas dan mensukseskan program IPAL dan berterima kasih kepada warga setempat yang
sangat antusias menyambut pembangunan IPAL ini, terlihat warga sekitar bekerjasasama dengan pihak
PU, Kontraktor, FMPSM, TNI dan Polri.

Semoga pembangunan IPAL ini bermanfaat untuk pengelolaanlimbah rumah tangga bagi warga sekitar di Kecamatan Kalidoni dan Sematang Borang khususnya,jelasnya. Saat dikonfirmasi media ini dilokasi. Dhani menambahkan, untuk saat ini kota Palembang sedang dilirik oleh Investasi asing yang saat ini hadir mister Wim dari Australia.

Disela eksekusi, terlihat seorang ibu paruh baya ini sedang mengais puing reruntuhan bangunan
rumahnya, dibincangi media ini, ibu yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, sebelum eksekusi
dilakukan sudah ada pemberitahuan, sosialisasi dan ganti rugi, singkatnya, sambil berlalu.

Sementara, Pihak kontraktor PT Monodon Pilar Nusantara (General Contractor & Supplier) yang
berpusat di Aceh ini melalui Pimpinan cabang Palembang Ardiawan mengaku, sebelum dilakukan
eksekusi ke-17 rumah warga, dirinya mengaku turun langsung bersama warga yang didampingi FMPSM,
mulai dari sosialisasi dan konpensasi ke warga di kantor kelurahan Kalidoni Palembang.

Perencanaan kedepan, sesuai dengan kontrak Pemkot Palembang, telah dilakukan persiapan terlebih dahulu dan pengosongan lahan yang saat ini sedang menunggu perlengkapan kerja yang sebagian telah dibawa ke
lokasi, saat ini menunggu kapal pengerukan. Kendala saat ini dikhawatirkan masih ada sisa bangunan
rumah, supaya segera terealisasi agar pengerjaan kita tidak terhambat.

Kerjasama warga sekitar,terbukti 8 dari 17 rumah telah dibongkar sendiri secara pribadi oleh pemilik rumah sebelum dilakukan eksekusi. Pengerjaan penimbunan dan relokasi ini telah bekerjasama dengan konsultan CMC Belanda dan Australia yang pengerjaanya melalui Projek Manager, jelasnya.

Senada dengan Pembina Forum Masyarakat Palembang Satria Mandiri (FMPSM) H Ridwan Sholeh
melalui Ketua Umum FMPSM Heriyansyah membenarkan, sebelum proses eksekusi 17 rumah warga
telah dilakukan sosialisasi dan konpensasi di kantor lurah Kalidoni Palembang.

Eksekusi berjalan lancartanpa ada kendala berkat kerjasama warga setempat, PU, PT Monodon, FMPSM, TNI dan Polri. Rencana dibuat pengolahan limbah, jelasnya. Abah Iyan sapaan akrabnya ini berharap, kedepan kepercayaan dan kerjasamanya dengan PT Monodon tetap berlanjut sampai dengan selesai, harapnya. (y2n)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *