PALEMBANG -Newshanter.com – Hampir sembilan bulan menjabat sebagai Walikota Palembang definitif, Walikota Palembang H Harnojoyo akhirnya mengakui jika berat menjalankan roda pemerintahan seorang diri. Hingga kini, Harnojoyo memang memimpin Palembang sendirian tanpa didampingi wakil yang seyogyanya mendukungnya mewujudkan visi Palembang EMAS 2018.
“Sebenarnya kan sudah jelas, bekerja itu mana bisa sendirian. Tentu tidak bisa sendirian, tetapi etikanya saya tetap harus menunggu proses Pilwawako digelar oleh DPRD Palembang,” ungkapnya, Rabu (11/6/2016).
Ia akan segera menyerahkan dua nama calon pendampingnya pada DPRD jika sudah mendapatkan surat.
“DPRD sudah menyurati saya, baru akan saya serahkan dua nama itu,” katanya.
Dalam waktu dekat, Harno akan memanggil pimpinan partai pengusung dan pendukung yang telah menyerahkan nama calon Wawako padanya.
Menurutnya, hal itu sesuai dengan etika berpolitik, terlebih ia dan Romi Herton dulu mendapat dukungan seluruh partai ini untuk bisa menjadi pasangan Walikota dan Wawako Palembang periode 2013-2018.
“Saya kemarin dengan Pak Romi diusung oleh lima partai besar dan satu partai gabungan. Etika saya harus begitu dong, jangan sampai saya nyelonong saja. Jadi saya harus sampaikan, siapa menurut saudara saya nanti yang layak yang bisa diajak bekerja sama dan menimbulkan suatu kesepakatan,” terangnya.
Mengenai bocoran dua nama yang akan diajukan, Harno enggan berkomentar. Apalagi disebut dua nama, yakni Fitrianti Agustinda yang diusung partai gabungan dan Yudha Rinaldi dari PDI Perjuangan, iapun hanya tertawa.
“Siapa saja berpeluang, mana yang bocor. Tidak ada bocoran ah, seperti ujian saja,” tuturnya tertawa.(sp/NHO)





