Palembang, newshanter.com – Restukturisasai Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Bersatu Sriwijaya (DPP GBR) Sumatera Selatan yang dilakukan saat ini tentunya memiliki tujuan tersendiri bagi setiap kinerja dalam memberikan kontribusi mengawal pembangunan kota Palembang.
Ketua DPP GBR Ferry Sirajuddin atau akrab disapa Ferry king, mengatakan, bahwa tujuan dari Restrukturisasi GBR selain sebagai bentuk melalukan penyegaran terhadap organisasi dan pemantapan kerja ke depannya.
” Rekstrukturisasi GBR 2025, tentunya selain untuk melakukan penyegaran terhadap organisasi sekaligus melakukan pemantapan kerja – kerja kedepan terutama memberikan kontribusi dalam mengawal setiap pembangunan di kota Palembang”, kata Ferry Sirajuddin, Jumat (4/7/2025).

Masih dikatakannya, sebagai organisasi masyarakat (Ormas) tentunya peran penting dalam melakukan pengawasan memerlukan persiapan yang tidak main – main, mengingat ada tanggung jawab besar memegang amanah masyarakat terutama dalam menjalin sinergitas dengan pemerintah kota Palembang saat ini.
Ditempat yang sama, Sekertaris Jenderal (Sekjen) DPP GBR, Saluri mengatakan sedikit menambahkan beberapa poin penting dalam menyelenggarakan restrukturisasi GBR 2025.
” Jelas dalam Restrukturisasi DPP GBR tahun 2025 ada beberapa poin yang telah disepakati bersama baik oleh struktur kepengurusan atau keanggotaan, seperti memperkuat visi dan misi, serta program kerja dalam mengawal pembagunan kota Palembang yang sejahtera dan berkeadilan”, katanya.
Dikatakannya, bahwa untuk mempercepat kerja organisasi dalam mengawal Pembangunan dikota Palembang, DPP Gerakan Bersatu Sriwijaya (GBR) akan melakukan pertemuan dengan beberapa pihak.
“Tentunya setelah melakukan Restrukturisasi pada hari ini, GBR akan langsung tancap gas mempercepat kerja organisasi dalam berkontribusi untuk kota Palembang, maka dalam waktu dekat ini akan segera melakukan pertemuan dengan berbagai pihak baik itu kota Pemerintah provinsi Sumatera Selatan ataupun Pemkot Palembang, serta DPRD mungkin dilanjutkan dengan pihak APH seperti Kejati, Kejari, Kepolisian bahkan Panglima Komando Militer (Pangdam) ll Sriwijaya untuk mewujudkan kolaborasi bersama”, tandas Saluri Sekjen DPP GBR. (*)





