PEKANBARU -Newshanter.com.pasca kejadian keracunan makanan wali kota Pekan Baru di kedai kopi KIMTENG 5 juli lalu Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, melalui Kepala Dinas, Helda Suryani Munir, Selasa (25/7/2017), menegaskan telah ditemukan bakteri Staphylococcus Aureus dalam sampel makanan yang diduga meracuni konsumen Kimteng.
Seperti yang diutarakan kepada newshanter.com, pasca kejadian keracunan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru langsung menurunkan tim ke Kimteng guna melakukan pengecekan, pembinaan serta pemeriksaan awal.
“Kami telah ambil sample dan kirimkan ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), hasilnya telah kami terima,” papar Helda.
Dalam penjelasanannya, Helda juga mnejelaskan, bakteri yang bisa mengganggu infeksi saluran pencernaan tersebut ditemukan di dalam selai yang diolah langsung oleh pihak Kimteng.
“Dari hasil lab yang dikeluarkan oleh BPOM, telah ditemukan bakteri Staphylococcus Aureus. Selain murni diprodukai oleh Kimteng,” papar Helda.
Selain itu, Helda juga menjelaskan bakteri infeksi saluran pencernaan tersebut hanya ditemukan di selai olahan Kimteng. Sementara, untuk roti (holland bakery) yang digunakan pihak Kimteng, tidak ditemukan bakteri serupa.,(jack)





