Palembang, newshanter.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menghadiri acara peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke 27 tahun 2023 dengan mengusung tema “Lanjut usia terawat Indonesia bermartabat” yang dipusatkan di Griya Agung Palembang, Senin (28/5/2023).
Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya menyampaikan, kategori untuk lanjut usia berbagai negara berbeda-beda, dalam Undang-Undang yang mengatur kelompok pemuda, dan kelompok lanjut usia.
Tapi sebelumnya pemuda adalah di 30 tahun, tapi di Belanda 70 tahun masih masuk pemuda, di Belanda itu 70 tahun itu masih kelompok pemuda.
“Sedangkan di Indonesia masuk 60 tahun masuk lanjut usia, berarti menggunakan parameter usia, bukan rupa,” ujarnya.
Kemudian, disetiap negara, dari negara berkembang ke negara maju usia harapan itu selalu bertambah tergantung mutu dari kehidupan itu. Cara mengelola mutu kehidupan di masing-masing kelompok negara, atau komunitas tentu juga berbeda-beda.
Di Jepang punya usia harapan hidup tinggi, di Cina juga punya harapan hidup tinggi, kalau kita cari tau rata-rata dari makanan. Di Cina kita buka ternyata mereka vegetarian, dan Jepang kita buka ternyata banyak makan ikan.
“Kita di Indonesia yang sangat heterogen, jangan kan beda daerah, beda suku saja kita ini hobby makannya saja berbeda,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, baru belakangan pola hidup kita ini berubah cara makannya, kita tidak usah ikut-ikutan, sudahlah cara kita saja, tidak usah ikut-ikutan gaya masa kini cara makannya. Kita ini kadang-kadang mengikuti gaya hidup, jadi pola makan ikut berubah juga.
Perilaku kita dalam keseharian yang buat cepat buat tua itu, apa karena terkena matahari tidak juga, yang buat cepat tua adalah iri, pusing dengan kebahagiaan orang, tetapi saya sedang menganalisa yang buat cepat tua adalah iri.
“Kita sekarang cari parameter apa yang buat cepat tua, coba kalau kita iri, senang melihat orang susah, susah melihat orang senang, itu tidak menempel di orang susah ataupun orang kaya, itu tergantung hati pengelolaannya,” katanya
Menurut Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel Mirwansyah, dimana kegiatan hari lanjut usia yang ke 27 tahun ini kita peringati yang bertepatan pada 29 Mei 2023, kenapa kita memperingati hari lanjut usia, karena angka harapan hidup bangsa Indonesia sekarang ini sudah naik.
Khususnya di provinsi Sumsel sudah mencapai 72,25 tahun, dengan kondisi demikian banyaknya lanjut usia-lanjut usia tersebut, kita tidak ingin lanjut usia-lanjut usia tersebut menjadi orang-orang yang menjadi ketergantungan di masyarakat.
“Kita tetap ingin bahwa lanjut usia tersebut mempunyai semangat untuk tetap hidup dan bisa mandiri. Sedangkan untuk persentase lanjut usia itu dari jumlah penduduk yang ada yakni 8 persen,” imbuhnya.
Masih dilanjutkannya, kalau dikatakan lanjut usia itu jelas kalau idealnya manusia perkembangan itu kan banyak penurunan fungsi-fungsi. Olah karena itu, kita selalu mengingatkan sebelum memasuki lanjut usia atau pra lanjut usia mari kita bersama-sama banyak bergerak dan berbahagia.
Dimana pada memasuki tahun politik nanti, dimana kita menghimbau kepada lanjut usia tetap memberikan hak politiknya, pada baik prosesi pemilihan legislatif (pileg) maupun nanti pemilihan kepala daerah (pilkada) ataupun pemilihan presiden (pilpres).
“Kita menghimbau kepada lanjut usia untuk tetap berkontribusi, langkah-langkah yang pertama adalah kalau memang mereka masih aktifitas bagus tetap kita harapkan di tempat-tempat pemungutan suara yang sudah ditentukan,” tutupnya.(ton)





