Palembang, newshanter.com – Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Assiten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah provinsi Sumsel Drs H Edward Candra dalam acara pelaksanaan CAT dan wawancara seleksi petugas haji daerah (PHD) provinsi Sumsel tahun 1444 Hijriyah/2023 Masehi. Dimana kegiatan ini sendiri dipusatkan di Asrama Haji Palembang, Sabtu (4/3/2023).
Dikatakan Asisten I Setda Provinsi Sumsel Drs H Edward Candra, dimana saya mewakili daripada Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk menghadiri dan membuka acara pelaksanaan CAT dan wawancara seleksi petugas haji daerah (PHD) provinsi Sumsel tahun 1444 Hijriyah/2023 Masehi.
“Dimana kita semua masih diberi kekuatan, tuntunan, perlindungan, utamanya kesehatan dan kesempatan, sehingga pada hari ini kita dapat hadir bersama di tempat ini dalam rangka Kegiatan Seleksi PHD Provinsi Sumsel Tahun 1444 H/2023 M,” ujarnya.
Kemudian, dimana Rekrutmen PHD merupakan bagian dari proses persiapan penyelenggaraan ibadah haji untuk mendapatkan petugas yang profesional, loyalitas tinggi dan memiliki komitmen dalam membantu dan membina jamaah asal Sumsel khususnya.
“Disamping itu penyelenggaraan penerimaan PHD bertujuan memperoleh petugas haji yang kompeten, berdedikasi tinggi, bertanggung jawab, dan berakhlak Qul karimah,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, selain itu berintegritas memiliki mental yang baik dengan dukungan fisik yang prima serta mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai ketentuan yang berlaku dalam rangka pelayanan, pembinaan dan perlindungan jamaah haji.
“Dimana diharapkan untuk PHD Provinsi Sumsel tahun 1444 H/2023 M yang lulus nanti adalah benar-benar petugas yang kompeten dan mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Menurut Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan Sholehien Abuasir, S.P.,M.Si, didalam persiapan menghadapi seleksi PHD ini sendiri belajar, baik mengenai kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh petugas jadi diharapkan bisa membantu. Memang yang diharuskan petugas ya betul-betul menjadi petugas, sehingga bisa membantu.
“Dimana ini melalui CAT, dan tes ini memang dilakukan oleh Kementerian Agama, justru malah kita tidak tahu apa yang membuat dia lulus atau tidak lulus, dan penentunya adalah Kementerian Agama,” imbuhnya.
Begitu juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Dr H Trisnawarman, M.Kes, dimana saya sebagai wawancara, penguji PHD, jadi yang kita uji sekarang ini semua calon PHD diuji semua. Misalnya yang dibutuhkan A, yang ada B, jadi yang semua B itu diuji semua melalui CAT dan sama wawancara dibagi dua.
“Untuk pesertanya sendiri ada 40 orang, ada dari kepala.daerah, tenaga daerah, tenaga kesehatan, ada dari provinsi, kabupaten/kota, pegawai negeri, ustadz, atau seluruh komponen,” bebernya.
Ditambahkannya, harapan kita kepada mereka terutama untuk PHD ini tugasnya membantu dan mengkoordinasikan bila terjadi masalah-masalah atau problem yang ada di Jamaah. Seperti gangguan kesehatan, gangguan hotel tidak dapat, jamaah yang sesat dan lain-lain.
“Karena petugas haji adalah salah satu unsur yang sangat penting dalam kualitas pelayanan ibadah haji sehingga tahun ini tidak ada keluhan – keluhan terkait petugas haji oleh calon jemaah haji kita” jelasnya.(ton)





