Palembang, newshanter.com – Pemerintah kota (Pemkot) Palembang dalam hal ini dihadiri dan di buka langsung oleh Wakil Walikota Palembang Hj Fitrianti Agustinda didalam acara Pasar Bedug Ramadhan Kecamatan Sako.
Adapun kegiatan di Pasar Bedug ini sendiri yakni sedekah takjil, sembako murah, bazar usaha mikro kecil menengah (UMKM), sentra kuliner, musim religi, dan door prize.
Adapun kegiatan ini sendiri dihadiri oleh Camat Sako Amiruddin Sandi, Kepala Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Andi Wijaya, Perbankan, Lurah, Rukun Tetangga, dan masyarakat seputaran kecamatan Sako. Kegiatan ini sendiri dipusatkan di halaman kantor Camat Sako Palembang, Senin (27/3/2023).
Dikatakan Wakil Walikota Palembang Hj Fitrianti Agustinda, dimana hari ini saya datang dalam rangka membuka Pasar Bedug yang diselenggarakan oleh Kecamatan Sako.
Dari 18 Kecamatan yang ada dikota Palembang ini hanya satu yaitu kecamatan Sako yang mempunyai inisiatif yang luar biasa.
“Dimana untuk membantu masyarakatnya dan mengentaskan masalah kemacetan juga mengadakan pasar bazar disini,” ujarnya.
Kemudian, dimana Pasar Bedug ini dilaksanakan selama 7 hari dengan mengajak semuanya terlibat disini. Sehingga segala sesuatunya betul-betul bisa diselenggarakan.
Saya berharap apa yang dilaksanakan oleh kecamatan Sako, ini bisa menginspirasi kawan-kawan di kecamatan yang lain untuk melaksanakan kegiatan yang serupa.
“Paling tidak bisa membantu masyakarat dengan harga yang jauh lebih terjangkau, makanan-makanan yang sehat, dan juga intinya bisa menjaga inflasi di kota Palembang,” ungkapnya.
Menurut Camat Sako Amiruddin Sandi, dalam rangka memeriahkan Pasar Bedug Ramadhan ini ditambah dengan bantuan dari para sponsor, dari pihak Bank Sumatera Selatan Bangka Belitung (Sumsel Babel), Bank Sumsel Babel Syariah, maupun dari PT Pegadaian.
Alhamdulillah tahun ini kami bersama 39 tentang usaha UMKM dilingkungan kecamatan Sako untuk menyediakan Pasar Bedug Ramadhan.
“Dimana target kami 50 tenant, tapi sampai sore ini baru 39 tenant, dan itu juga menurut kami sudah capaian yang cukup baik,” katanya.
Dilanjutkannya, mudah-mudahan bisa membantu warga atau masyarakat khususnya meningkatkan ekonomi masyarakat. Selain itu warga atau masyarakat kecamatan Sako dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh untuk belanja, cukup dilingkungan kecamatan Sako.
Dimana mereka bayar, jadi karena pelaksanaanya TP PKK kita ada uang kontribusi sebesar 100 ribu untuk 8 hari, jadi kurang lebih belasan ribu perharinya.
“Dimana itu fasilitasnya berupa listrik, dimana listriknya sendiri kita tidak pakai APBD, kita pakai token sendiri, jadi saya pasang token sendiri, jadi jangan salah,” imbuhnya.
Masih dilanjutkannya, bahwa saya tidak pakai APBD, kita pakai token sendiri, dan peralatan sama ini sewa dari uang apa yang kita peroleh tadi.
Tahun kemarin lebih ramai, dibandingkan tahun ini, mungkin bulan tua, masih tanggal-tanggalnya tua.
“Mungkin mudah-mudahan kalau masuk dipertengahan Ramadhan sudah banyak yang jualan, dan kita masih buka hingga kuota 50 tenant,” tutupnya.(ton)





