PALEMBANG -Newshanter.com Kemeriahan acara pesta pernikahan dengan hiburan orgen tunggal (OT) di kawasan Kecamatan Plaju berbuntut malapetaka bagi In (14). Usai menonton acara hiburan In yang baru beranjak dewasa itu, digilir 10 pemuda yang tak dikenal di belakang sebuah SD tidak jauh dari korban.
Dengan wajah terlihat masih trauma akibat kejadian tersebut, In ditemani ibunya, Sal, mendatangi Polresta Palembang untuk melaporkan kejadian yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Selasa (25/8/2015), sekitar pukul 12.30.
Kepada petugas In menuturkan, kejadian itu terjadi berawal pada Jumat (21/8/2015) sore.In saat itu dijemput oleh dua temannya, ML dan ID untuk menonton acara orgen tunggal tak jauh dari rumahnya. Saat itu In ikut temannya dan keluar rumah malam hari sekitar pukul 21.00.Sesampai di tempat tersebut, mereka rupanya bertemu dengan salah seorang kenalan, Is.Di sana ketiganya justru diajak minuman keras sampai mabuk.
Saat mabuk, In mengaku dibawa oleh salah seorang pelaku ke belakang sebuah sekolah dasar dekat tempat tinggalnya.Di sanalah In digilir oleh sekitar 10 orang pelaku dalam kondisi setengah sadar.“Saya pulang ke rumah, kondisi anak aku nih sudah sadar. Dia pakai celana pendek, tapi sudah melorot ke bawah.Baju yang dipakai posisinya terbuka semua saat In dibawa pulang temannya ke rumah,” ungkap Sal kepada petugas.
Kasat Reskrim Kompol Suryadi ketika dikonfirmasi terkait laporan korban mengatakan, laporan korban sudah diterima pihaknya, guna penyelidikan lebih lanjut.(SP/NHO)





