Tim BNPB Temukan Api Tornado Di Hutan dan Lahan Terbakar di Air Sugihan

pesawat water bombing. tengah memadamkan api

PALEMBANG Newshanter.com– Suatu tantangan baru ditemukan tim Satgas Siaga Darurat Bencana Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumsel Tahun 2015, yang menemukan amukan kobaran api tornado membumbung tinggi di atas lahan Kecamatan Airsugihan Kabupaten OKI, Minggu (18/10/2015).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Laksda Willem Rampangilei mengatakan hingga kini memang api masih menyala.

“Di Airsugihan hari ini kita bertemu seperti api tornado. Nah lihatlah videonya. Saya akan selidiki apakah ada gas di bawahnya,” ungkap Laksda Willem Rampangilei didampingi Dansatgas Kol Inf Tri W, Wadansatgas H Yulizar Dinoto SH, Letkol Inf Wahyu HS, Komandan Sub Satgas Darat usai rapat evaluasi petang kemarin.

Meski demikian, menurut Willem, situasi ini tantangan untuk timnya. Api menjalar di permukaan lahan gambut karena angin kencang. Asap membuat pesawat tidak maksimal yang seharusnya 7 jam, ini hanya 4 jam.

“Kita padamkan api yang kecil, yang besar dilokalisir. Pemadaman ini mendekat aja udah gak bisa, panas. Api tornado berputar dan bergerak. Betapa sulitnya. Kami tidak menyerah. Tetap berpikir. Yang kita semprot itu dicampur dengan zat kimia ramah lingkungan. Sekat bakar tidak efektif kalau api di permukaan,” terang Willem.

HOR jenis Hercules L100 bisa menampung 15 ton air, dan bisa mengisi air hanya dalam waktu 12 menit.

Menanggapi rencana bakal pemulangan bantuan tim Australia ke negaranya, Willem memaklumi dan mengucapkan terima kasih.

“Terima kasih mereka sudah berbaik hati kirim pesawat. Di negaranya juga ada kebakaran. Di negara bagian di sana 136 pesawat setiap tahun sewa.”

Dengan kepulangan mereka yang rencanan besok, Senin (19/10/2015), kita tidak kewalahan, sebab kita memaksimalkan dan mengatur strategi. Api besar dilokalisir dengan kimia tadi. Kalau sudah digaris kimia bisa bertahan 3 bulan,” terangnya. (SP/NHO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *