PALEMBANG. Newshanter.com.-Tragis seorang istri tega menghabisi nyawa suaminya dengan menikamnya berkali-kali hingga ususnya terburai. Peristiwa berdarah tersebut terjadi di ruang Intensive Gawat Darurat (IGD) RSUD Bari Jl Panca Usaha Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Rabu (07/3/2018) siang sekitar pukul 13.40 Wib.
Suciaty (37) warga Jalan Kemas Rindo Lr Segayam RT 42 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang ini sampai berbuat nekat membunuh suaminya, Isnadi (39) karena kesal sang suami berselimgkuh.
Kanit Reskrim Polsek SU I Palembang Ipda Alkap Tan, mengatakan sebelum peristiwa penikaman pasangan suami istri itu bertengkar hebat. Pertengkaran itu dipicu karena korban Isnadi tidak pulang ke rumah. Lalu Suciaty mencari suaminya.
Ternyata setelah dicari Suciaty mendapati suaminya berada di rumah selingkuhannya yang berinisial H. Rupanya hubungan terlarang antara Isnadi dengan H itu sudah lama terjalin dan Suciaty juga sudah sering mengingatkan Isnadi. Mengetahui suami ada di rumah selingkuhan membuat Suciaty hilang kendali. Dengan emosi dia (Suciaty) lalu melabrak suaminya dan menyuruhnya pulang.
Rupanya dilabrak di depan wanita selingkuhannya membuat Isnadi merasa malu. Dia juga menahan amarah terhadap Suciaty. Sampai di rumah, mereka kembali bertengkar bahkan puncaknya Isnadi memukul Suciaty. Bahkan Isnadi juga mengancam akan membunuh Suciaty (tersangka) seraya mengacungkan pisau yang memang biasa dibawa korban jika pergi. Melihat suaminya demikian emosi, Suciaty tidak melawan. Dia takut jika suaminya kalap. Akhirnya pertengkaran pun reda.
Korban Isnadi menganggap masalah sudah selesai dan dia pun tidur.Setelah melihat suaminya sudah lelap tertidur, dia (Suciaty) lalu mengambil pisau milik suaminya yang diletakan di lantai rumah. Dengan perlahan dia mendekati korban yang masih pulas tertidur lalu menikam suami berulang kali. Darah segar langsung mengucur dari luka di tubuh Isnadi. Teriakan minta tolong serta erang kesakitan Isnadi membuat warga sekitar mendatangi rumahnya. Melihat kondisi Isnadi yang berlumuran darah lalu warga membawa korban ke RSUD Bari Jl Panca Usaha Kecamatan SU I Palembang.
Tiba di IGD RSUD Bari Palembang tim medis langsung memberikan pertolongan kepada Isnadi. Rupanya Suciaty memantau perkembangan keadaan suaminya di rumsh sakit dari tetangga yang ikut mengantar ke RS Bari. Dia mendengar kabar bahwa suaminya dirawat di IGD RSUD Bari dan masih hidup. Hal ini membuat Suciaty tambah tidak tenang. Dia khawatir jika suaminya hidup dan sehat kembali maka nyawa dia yang bakal terancam. Suaminya pasti akan membunuhnya bahkan membunuh keluarganya.
Suciaty lalu mendatangi IGD RSUD Bari saat petugas medis dan sekuriti lengah maka Suciaty seperti orang kerasukan setan langsung menikam perut Isnadi dengan pisau yang dia bawa dari rumah tadi. Pisau itu setelah ditikam dan masih berada dalam perut korban lalu diputar-putar. Hingga usus korban Isnadi terburai keluar dan darah segar mengucur deras.
Teriakan kesakitan korban menyadarkan pasien serta pengunjung rumah sakit atas insiden yang terjadi sangat cepat tersebut. Alhasil baik di ruang IGD dan pengunjung RSUD Bari heboh. Ada yang berteriak histeris, ada yang lari ketakutan.
Beberapa orang sekuriti berhamburan ke ruang IGD untuk membekuk tersangka dan menyelamatkan korban. Saat diamankan Suciaty meronta sambil berteriak. “Aku idak nyesel…dio memang harus mati,”teriak Suciay sambil terus meronta saat diamankan petugas sekuriti rumah sakit plat merah tersebut. Hingga taklama kemudian datang petugas Polsek SU I Palembang untuk membawa tersangka dan menahannya. “Tersangka sudah kami tahan. Kami masih terus mencari apa penyebab utama hingga tersangka begitu nekat berbuat demikian (membunuh) selain soal perselingkuhan tadi,”kata Alkaf.(tim)





