Terkait Kematian Murid Madrasah Diniyah Ombudsman Minta Keterangan dari Puskesmas 7 Ulu

PALEMBANG -Newshanter.com. Pasca imunisasi, yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang dialami JM (8), siswi madrasah Diniyah (MD), Al-Hikmah Kelurahan 7 Ulu, beberapa waktu, lalu. Kementerian Kesehatan dan instansi terkait, diminta untuk mengevaluasi program pelayanan imunisasi terhadap siswa sekolah.

“Program nasional imunisasi merujuk pada peraturan menteri kesehatan No 12 2017, target ini yang kita kejar. Nah tidak mesti harus mendapatkan izin orang tua siswa, dan juga persetujuan tindakan kedokteran yang juga tak diperlukan,” kata pelaksana tugas, kepada Ombudsman Republik Indonesia (ORI), perwakilan Sumsel, usai meminta penjelasan dari Pimpinan Puskesmas 7 Ulu, Kamis (23/11/2017).

Diketahui pertemuan yang tertutup bagi wartawan, menurutnya, terungkap apa yang disampaikan kepala Puskesmas 7 Ulu. dr Rustina didampingi Sri Darlina (staf bagian imunisasi Dinkes Kota Palembang),
khusus Kota Palembang dari total 63 ribu siswa yang ditargetkan bakal mendapatkan imunisasi per-15 November 2017 baru terealissi sekitar 7 ribuan siswa yang telah diimunisasi.

” Nah jumlah itu saja bisa dibayangkan, program nasional imunisasi yang dicanangkan pemerintah pusat melalui Kemenkes RI, ada kesan kejar target, namun tak mengindahkan dampaknya. Pasca imunisasi yang terjadi,” katanya.

Lanjut, Astra, posisi ORI selaku lembaga publik yang mengawasi kinerja aparatur pemerintahan bakal terus mengawal jalannya kasus ini termasuk menunggu hasil uji sampel korban yang tengah dilakukan di
Jakarta.

“Masyarakat pasti resah. Kami juga sangat sependapat dengan statement Pak Gubernur yang meminta pihak terkait jangan terkesan membela diri dalam kasus ini, jelas semestinya harus bertanggungjawab,”ungkapnya.

Sementara, Kepala Puskemas 7 Ulu, dr Rustina menuturkan hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil uji sampel dari korban yang sampai saat ini masih didalami KIPI.

“kami membentuk tim internal, namun sejauh ini semuanya kami nilai telah melalui prosedur dan protap yang ada, kami juga tidak lepas tangan terhadap keluarga korban,” Katanya singkat.(sp/fil)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *