Siswi SMA Diperkosa Didalam Mobil Dilukai, Diturunkan di Pinggir Jalinsum Muratara

MURATARA SUMSEL.Newshanter,com- SF (35) warga Desa Pangkalan Kecamatan Rawasulu Kabupaten Muratara, sumsel, diduga pelaku pemerkosa adik iparnya berinisia SA (17) masih sekolah di salah satu SMA di Kabupaten Muratara. diringkus tim buser Polres Musirawas bersama Polsek Rawasulu, Jumat (25/8/2017) sekitar pukul 01.30 dinihari.

Pelaku ditangkap di rumah temannya di Desa Teladas Kecamatan Rawasulu Kabupaten Muratara. Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka melawan namun berhasil dilumpuhkan,” ungkap Kapolres Musirawas AKBP Pambudi melalui Kasat Reserse Kriminal AKP Satria Dwi Dharma yang didampingi Kanit Pidum Ipda Berthu Harydika, Jumat (25/8/2017).

Menurut AKP Satria Dwi Dharma yang didampingi Kanit Pidum Ipda Berthu Harydika, keterangan Dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh SF terhadap adik iparnya SA, terjadi pada 2 Juli 2017 sekitar pukul 21.00.Korban diperkosa di tengah perjalanan dalam mobil Daihatsu Xenia, di Simpang PT Galtam Desa Lubuk Mas Kecamatan Rawasulu Kabupaten Muratara.

Peristiwa bermula ketika korban bersama kakak iparnya Sf dan satu anggota keluarga yang lain, hendak kembali ke Desa Pangkalan.Saat di tengah jalan, pelaku menurunkan anggota keluarganya dengan alasan ingin pergi ke suatu tempat dengan korban.

Karena takut dengan ancaman pelaku yang memiliki senjata api rakitan (senpira), keluarga korban yang lain turun dan mengetahui pelaku pergi bersama SA.

Saat berdua di dalam mobil, pelaku langsung memperkosa korban dengan cara mengancam dengan pisau dan merobek baju korban serta melukai tangan korban hingga berdarah.Selanjutnya korban yang masih di bawah umur berhasil diperkosa.

Setelah itu, pelaku menurunkan korban di pinggir jalan lintas Sumatera (Jalinsum).Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh keluarga korban ke Polres Musirawas.

Dikatakan, saat penangkapan anggota juga berhasil mendapatkan satu pucuk senpira laras pendek beserta tiga butir amunisi aktif kaliber 9 mm dari tersangka.

Pihaknya masih mendalami terkait kepemilikan senjata api tersebut dan dugaan keterlibatan tersangka dengan tindak pidana lainnya.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka di hadapan petugas, ia tega melakukan pemerkosaan terhadap adik iparnya sendiri karena sedang dalam pengaruh narkoba jenis sabu-sabu.”Dampak narkoba memang sangat berbahaya, maka kami imbau kepada semua pihak agar tidak mengkonsumsi narkoba,” ujarnya.(SP/FIl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *