PALEMBANG -Newshanter.com,- Jeritan histeris Hendri (40) dari kediamannya yang terletak di Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Mutiara 2 No 1443 RT 37/07 Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I Palembang, membuat gempar warga sekitar.
Ini lantaran kedua orangtuanya, Tamrin Kadir (80) dan Cik Nura (78) tewas mengenaskan di kamar belakang rumahnya pada Kamis (1/12/2016) pukul 18.00.
Diketahui pasutri ini dibantai oleh cucunya sendiri di kamar ketika keduanya sedang tertidur lelap.
Mendapat laporan kejadian itu, tim Identifikasi Polresta Palembang pimpinan Aiptu Agus Wijaya langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban ke kamar Jenazah RS Bari.
Namun karena untuk kepentingan penyelidikan kepolisian, selang 20 menit kedua jenazah pasutri itu kemudian dilarikan ke kamar jenazah RS Bhayangkara, guna divisum.
“Saya mendapat kabar dari Ibu Suryati. Katanya, rumah orangtua saya gelap, sementara pintu dalam keadaan terbuka. Sesampainya di rumah, kedua orangtua saya sudah mandi darah,” ungkap Hendri kepada petugas.
Sedangkan tetangga korban, Suryati menuturkan, sekitar pukul 18.00 dirinya melihat rumah korban dalam keadaan gelap.
“Saya waktu itu mau ambil air wudhu. Saya lihat pintu rumahnya terbuka dan tidak ada cahaya lampu sedikitpun. Kemudian, saya pun memanggil anak korban untuk mengecek apa yang terjadi di rumah korban. Setelah saya beritahu, Hendri langsung datang dan teriak histeris,” ungkapnya.
“Setelah melakukan olah TKP dan mengambil sidik jari kedua korban. Kami langsung mencari bukti dan mengorek keterangan para saksi. Dugaan sementara korban dirampok dan dibunuh. Namun, setelah didalami benar motif 365 dan diketahui pembunuhan adalah cucu korban sendiri,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede, Jumat (02/12/2016)(sp/01)





