Banggai,- Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 107 yang dilaksanakan di wilayah Kodim 1308/LB, pada hari ini, Kamis (19/3/20) memasuki hari ke tiga setelah diadakannya upacara pembukaan secara seremonial di lapangan Desa Samalore, Kecamatan Toili Kabupaten Banggai pada Senin (16/3/20) lalu.
Pengerjaan demi pengerjaan sudah menampakkan hasil walau masih 5 %. Semangat mereka, baik antara TNI dengan warga masih tinggi dan sangat antusias saling bekerja sama dengan secara gotong royong. Mereka tak mempedulikan isu yang saat ini berkembang mengenai penyakit Covid-19 Corona. Namun, walaupun di wilayah Kabupaten Banggai ini belum ada yang terjangkit, mereka tetap mengantisipasinya dengan melakukan hidup sehat dan bersih.
Dalam kesempatan ini, dalam pelaksanaan TMMD 107 di wilayah Kodim 1308/LB, salah satu pengerjaan sasaran fisik yang mereka lakukan adalah membangun lantai rumah milik Rusdalitungan yang tinggal di Dusun III, Desa Samalore Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai ini.
Salah seorang warga yang hidup dengan dua orang anaknya ini dengan berlatar belakang sebagai buruh serabutan yang tak menentu hasilnya, dari kacamata Babinsa yang sudah lama dilakukannya selama sebelum pelaksanaan TMMD, serta arahan dari desa Samalore ini, menjadikan dirinya mendapatkan program khusus dari Dansatgas TMMD 107 Kodim 1308/LB untuk diberikannya perehaban rumah pemlasteran lantai.
Hal ini merupakan salah satu keinginan Dansatgas untuk saling berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Desa Samalore yang memang dalam suatu kehidupan bermasyarakat harus saling tolong menolong dan saling membantu diantara yang saling membutuhkan.
Pada saat rumahnya dikerjakan oleh anggota Satgas TMMD dan pihak Kepolisian serta warga desa sekitar, dirinya merasa bersyukur sekali dengan apa yang mereka berikan. Bahkan dirinya tak kuat menahan rasa kebahagiaannya dengan meneteskan air mata.
“Saya sangat berterimakasih kepada Bapak TNI dan Pak Polisi serta warga yang telah berupaya membantu kami dalam pembangunan plesterisasi ini. Semoga apa yang mereka berikan kepada saya mendapatkan balasan yang baik dari Tuhan Yang Maha Esa. Begitu juga saya juga berterimakasih kepada Pak Dandim 1308 yang telah ikut berperan aktif membantu keluarga saya ini,” kata Rusdalitungan Kamis (19/3/20).
Sementara itu, Dansatgas 1308/LB, Letkol Inf. Fanny Pantaouw,melalui pesan singkatnya mengatakan, “Kita sebagai manusia tentunya harus tolong menolong dan berbagi kebahagiaan. Tidak ada kata itu penganut agama apa. Yang jelas semua itu adalah Makhluk Tuhan yang tentu harus kita berikan pertolongan di saat mereka memerlukan pertolongan. Tujuan saya selaku Dansatgas dan juga Dandim 1308/LB ini adalah ikut juga merasakan apa yang warga binaannya rasakan. Jadi dengan demikian kita tidak memiliki kesombongan dan keangkuhan.”
Perkataan Dansatgas 1308/LB tersebut bahkan dibenarkan Pelda Junaidi yang saat itu ikut serta membangun plesterisasi rumah Rusdalitungan, bahwa program Aladin atau program pembangunan atap lantai dan dinding ini merupakan program dari Dansatgas Kodim 1308/LB yang ditujukan kepada masyarakat agar kehidupannya lebih layak dari sebelumnya.(*)





