Ratusan mahasiswa di Bukittinggi Demo ke DPRD, Tuntut Turunkan Tarif TDL)

BUKITTINGGI, Newshanter.com. — Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bukittinggi melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Bukittinggi, Jum’at ( 19/05/2017).

Kelompok yang menamakan demontrasi ini dengan Aksi Mahasiwa Bukittinggi menuntut Pemerintah Pusat agar segera membenahi segala persoalan yang tumbuh di tengah masyarakat.

Seperri dilansir KLIKPOSITIF.Com .Aksi yang dimulai dari dekat kampus UNP Belakang Balok, berlangsung damai dan lancar tanpa adanya gesekan dengan pihak keamanan yang terlihat cukup ketat mengawal gedung DPRD.

Ada 5 tuntutan yang disampaikan mahasiswa dalam demo tersebut. Pertama mereka menuntut agar pemerintah segera menurunkan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang dirasa kian mencekik masyarakat kelas bawah.

Kedua, mereka menyuarakan penolakan terhadap aksi aparat yang dinilai refresif pada aktifis. Selanjutnya, massa aksi juga meminta dihentikannya politisasi dan intervensi menyangkut agama. Keempat, mahasiswa meminta ditegakkannya supremasi hukum. Terakhir, mahasiswa mengharapkan terwujudnya demokrasi yang baik di Indonesia.

“Jika 5 tuntutan kami tak dipenuhi ke Pusat, seminggu lagi kami akan kembali, dengan jumlah yang lebih besar,” kata Koordinator Umum Hafiz Putra Bakrizen.

Dalam aksi ini, mahasiswa tampak menggotong keranda yang pakai kursi dan sebuah pagar yang dibawa berputar-putar mengelilingi halaman DPRD.

“Ini adalah simbol, kursi itu sebagai tanda orang yang sedang menikmati kekuasaan atau jabatan, sedangkan pagar berarti penjara bagi rakyat kecil,” sambungnya.

Aksi mahasiswa ini diterima langsung oleh tiga anggota DPRD Bukittinggi yakni Dt Rusdi, Ibnu Aziz dan Fauzan Hafiz. Mereka mengaku bakal meneruskan tuntutan tersebut ke atasan mereka.

Sekitar pukul 17.30, mahasiswa yang berorasi itu kemudian membubarkan diri dengan tertib dan dikawal oleh pihak Kepolisian Bukittinggi. Dari pantauan KLIKPOSITIF, aksi ini cukup mengundang perhatian masyarakat terutama .(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *