Pemprov Sumsel Sampaikan Apresiasi Kegiatan Ini, Kepala Disperkim Sumsel Sampaikan Ini Kepada Penyelenggara 

Palembang, newshanter.com – Pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel Ir H Basyaruddin Akhmad, M.Sc menghadiri dan membuka secara langsung pembukaan Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI).

Dimana kegiatan ini sendiri menghadirkan para narasumber yakni Paulus Kusuma yakni Wakil Ketua Umum VIII AREBI pusat, Zewwi Salim sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) provinsi Sumsel Zewwi Salim, Faisal sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Palembang.

Dimana para narasumber tersebut membahas mengenai proses perijinan dan regulasi dalam percepatan pembangunan Palembang Provinsi Sumsel, demikian diutarakan Kepala Disperkim provinsi Sumsel Ir H Basyaruddin Akhmad, Jumat (25/12/2022).

Dikatakan Disperkim Sumsel Ir H Basyaruddin Akhmad, kami atas nama pemprov Sumsel saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran management Income Realty yang telah menyelenggarakan expo ini. Saya mengharapkan semoga expo ini bisa menjembatani antara pembeli property terutama pembeli rumah pertama atau First Home Buyers maupun investor seiiring permintaan pasar yang terus bertambah. Pembangunan property akan menciptakan sentra ekonomi baru yang berada didaerah sekitarnya, ujarnya.

Kemudian, kalau kita lihat apabila sektor property berkembang maka ada 174 usaha sektor lain yang akan tumbuh, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Dimana disini saya akan sampaikan konteks dari agar kita semuanya tau bahwa provinsi Sumsel ini ada 402.000 ribu orang yang tidak memiliki rumah. Dari 402.000 orang itu 70 persennya adalah masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak mempunyai penghasilan tetap. Siapakah itu, yakni tukang sayur, penyapu jalan, pembersih sungai, dan pemulung, ungkapnya.

Dilanjutkannya, dimana disinilah pemerintah sekarang lebih berfokus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah. Maka pemerintah pusat mempunyai 2 program yang dikeluarkan yakni FLPP dan BP2TP, tetapi itu tidak semudah membalik telapak tangan, walaupun disini ada pihak perbankan yang hadir. Walaupun disini hadir pihak perbankan, sedikit sulit untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat penghasilan rendah yang tidak memiliki penghasilan tetap untuk mendapatkan kredit itu, katanya.

Masih disampaikannya, kita lihat disini rumahnya bagus-bagus sekali, makanya kalau kota Palembang ingin maju belilah rumah yang ada di expo ini. Hanya saja saya tidak tau apakah masyarakat berpenghasilan rendah tadi terbeli, mungkin dilevel menengah keatas, walaupun luas tanahnya kecil, rumahnya tidak begitu besar tetapi nyaman, dari sana design-designnya sudah sangat bagus. Saya harapkan kepada para pengembang perumahan harus lebih serius menggarap pasar rumah terutama untuk millenial, imbuhnya.

Masih dilanjutkannya, dimana ini merupakan kegiatan yang bagus, menjelaskan kepada masyarakat, memberikan informasi kepada masyarakat, ada perumahan-perumahan mulai dari rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sampai rumah mewah di kota Palembang yang sedang dibangun. Bahkan ada juga strategis-strategis tertentu untuk beli rumah, misalnya tukarkan mobil anda, akan dibayar lebih mahal untuk di jadikan Down Payment, bebernya.

Ditambahkannya, dimana ini sangat menarik sekali, dan ada door prize sepeda motor listrik untuk mendukung sustainable didalam penjualan. Kalau dari kita tidak apa-apa, ini kan expo untuk, kalau kita tetap menjalankan program MBR. Rumah ini terbagi dua yakni ada rumah MBR dan rumah Komersil, ini yang bermain komersil, sedangkan kita bermain di MBR, dimana itu yang dibutuhkan peranan daripada pemerintah. Dan terakhir masukan dan harapan kita kepada AREBI agar melibatkan juga MBR bukan hanya komersil saja untuk kegiatan kedepannya, jelasnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *