Banyuasin, newshanter.com – Pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel menghadiri kegiatan halal bihalal peringatan hari lahir (harlah) Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang ke 89 Digdaya GP Ansor, Digdaya Indonesia.
Adapun sekretariat GP Ansor Sumsel komplek ruko simpang jalan lingkar selatan no 8 C sungai pinang kecamatan rambutan kabupaten Banyuasin provinsi Sumsel, Kamis (27/4/2023).
Kegiatan ini sendiri dihadiri juga oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) provinsi Sumsel Khoimuddin, Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) provinsi Sumsel, Ketua Dewan Penasehat GP Ansor Sumsel DR Syafitri Irwan, S.Ag.,M.PD.i, Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sumsel H Ramlan Holdan, dan undangan lainnya.
Asisten I Setda Provinsi Sumsel Drs H Edward Candra, M.H dalam sambutannya mengatakan, selamat kepada GP Ansor yang telah mencapai usia yakni 89 tahun, dimana tidak lagi muda, sudah cukup tua, sangat dewasa, dan sangat matang dalam organisasi ini.
Sejak dibentuk merupakan bagian sebagai kekuatan benteng penolong dari Nahdatul Ulama, agama, ulama, dan tentu dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.
“Dimana pada saat ini kita dihadapkan pada tantangan-tantangan yang kita hadapi, baik itu secara nasional, secara global, ataupun juga secara kegiatan kita di provinsi Sumsel ini,” ujarnya.
Kemudian, dengan pertemuan ini kita semua dapat mempererat silaturahim kita, mengambil hikmah dari halal bihalal dan peringatan Harlah ini.
Pemprov sendiri melalui pimpinan Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya terus menggerakkan program pembangunan dari sisa periode pertama dari pimpinan beliau ini yang tinggal beberapa bulan lagi.
“Terus dalam rangka merevisi pembangunan Sumsel, Sumsel Maju Untuk Semua pada semua bidang baik itu bidang perekonomian, peningkatan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan dan bidang infrastruktur,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, infrastruktur ini bahwa geliat pembangunan sejak beliau memimpin yang menjadi fokus beliau adalah bagaimana perbaikan infrastruktur terutama jalan. Ternyata upaya itu yang beliau lakukan termasuk dengan memberikan bantuan-bantuan kepada kabupaten atau kota melalui bantuan gubernur.
Beberapa waktu yang lalu telah di release bahwa Sumsel ini termasuk 5 besar seluruh Indonesia provinsi yang jalan yang rusaknya paling sedikit. Selain itu dibidang pertanian misalnya, Sumsel ini termasuk 5 besar yang penyumbang hasil produksi padi terbesar di seluruh Indonesia.
“Maka dalam kondisi saat ini dimana kita dihadapkan kemarin dengan pandemi covid-19 dan terus berupaya untuk bagaimana menekan inflasi, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Menurut Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Sumsel Ahmad Zakarsih, dimana kami diberikan amanah oleh para orang tua kami, guru-guru kami untuk terus berkhidmat, untuk terus menjaga keutuhan NKRI dan untuk terus selalu mengemban amanah menjaga para kiai ini.
Diumur 89 tahun ini, tidak dapat untuk terus mencapai organisasi se umur 89 tahun, apa yang diamanatkan oleh ketua umum GP Ansor, Digdaya GP Ansor, Digdaya Indonesia.
“Artinya insya Allah GP Ansor punya cita-cita yang tinggi, mempunyai kepercayaan yang leluhur untuk terus mengawal NKRI, menjaga Pancasila, dan selalu mengawal para ulama,” imbuhnya.
Ditempat terpisah Ketua DPW PKB Sumsel H Ramlan Holdan, para Ansor kita harap kepada Ansor tetap eksis, untuk berkhidmat untuk Nahdatul Ulama, untuk bangsa dan untuk negara.
Diusianya yang sudah 89 tahun GP Ansor ini sendiri sudah banyak, artinya didalam rangka menjaga toleransi, merajut nilai-nilai persaudaraan antar umat beragama itu luar biasa.
“Tetap eksis untuk berkhidmat untuk Nahdatul Ulama, untuk bangsa, dan negara. Walaupun saat ini sudah mulai memasuki tahun politik, Ansor lebih paham untuk itu,” bebernya.
Ditambahkannya, walaupun mereka ikut di politik tidak apa-apa, tidak diharamkan, Ansor mau ke politik, dia mau ke birokrat, Ansor kita siapkan untuk disana.
Di birokrat, di wirausaha, dan politik kita siapkan wadahnya. Kebetulan karena mayoritas Ansor di PKB yaitu mereka berlari ke partai politik.
“Tapi kita persiapkan, karena sumber daya manusia Ansor ini kita persiapkan untuk mengisi seluruh lini di kehidupan di masyarakat,” jelasnya.(ton)





