PEKANBARU — Newshanter.com
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengh (Diskop/UKM) Kota Pekanbaru Azharisman Rozie mengatakan, koperasi perlu digarap serius untuk meningkatkan ekonomi di tengah minimnya industri manufaktur di Pekanbaru.
Menurut Rozie, dengan pertumbuhan penduduk Kota Pekanbaru sekitar 4,7 persen pertahunnya, pemerintah harus berperan memberdayakan sektor ekonomi koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Artinya, banyak masyarakat bergerak pada sektor informal. Untuk itu, pemerintah harus hadir dalam denyut nadi kehidupan Koperasi dan UMKM,” katanya, pada Sabtu (10/3).
Mantan Kepala Bapenda Pekanbaru ini menambahkan, peran pemerintah yang dimaksud adalah pendampingan, modal, pelatihan teknis hingga promosi pemasaran.
“Tentu hal ini perlu dukungan modal yang memadai agar bisa berkembang,”katanya.
Rozie mencontohkan, salah satu koperasi yang potensial di Pekanbaru Koperasi Karyawan Rumah Sakit (RS) Eka Hospital.
“Koperasi Karyawan Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru, memiliki aset sebesar Rp4,3 miliar. Koperasi ini salah satu contoh merupakan koperasi yang berpotensi untuk maju,” ujarnya.
Dari laporan pengurus, sebut Haris, anggota Koperasi Karyawan Eka Hospital kini berjumlah sebanyak 800 orang. “Berkembangnya usaha koperasi ini tak terlepas dari dukungan manajemen rumah sakit,”katanya.
Ia menambahkan, jika semua perusahaan di Pekanbaru memiliki manajemen yang bagus. Tak menutup kemungkinan, hal ini akan memancing pertumbuhan ekonomi di Kota Madani ini.(Kominfo4/RD3)
Nho- jack





