Lima Puluh Kota. Newshunter.com. Seorang oknum guru SMP, CD (57) di Kecamatan Mungka Kabupaten lima Puluh Kota. sumbar Selasa (25/4) malam diciduk Tim Gabungan BNN Payakumbuh.Namun saat petugas mengerebek oknum guru ini sudah selesai pesta shabu bersama dua orang temanya yang berhasil kabur, Namun kedua teman oknum guru ini menjadi DPO BNN Payakumbuh.
Kini atas penangkapan itu membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota malu. Sanksi berat dipersiapkan Dinas Pendidikan untuk pengayom anak bangsa yang harusnya menjadi teladan.
Kepala Dinas Pendidikan Limapuluh Kota, Radimas mengaku sudah mengetahui informasi penangkapan oknum guru terkait mengkonsumsi sabu-sabu oleh BNN Payakumbuh. Saat ini, mata pelajaran yang diajarkan oleh guru bersangkutan sudah diganti dengan guru yang lain.
“Kami langsung mengganti yang bersangkutan di sekolahnya. Untuk sanksi, sudah kami persiapkan berat, namun tetap sesuai putusan pengadilan nantinya,” kata Radimas, Kamis (27/4/2017) kepada wartawan.
Dia juga mengaku akibat perilaku buruk oknum Guru itu, telah mencoreng nama baik profesi Guru, Dinas Pendidikan Limapuluh Kota dan PGRI Limapuluh Kota. Pasalnya, tidak memperlihatkan contoh yang baik bagi anak didik.
“Jelas ini mencemari nama baik Guru, Dinas Pendidikan dan PGRI. Namun begitu, ini adalah perilaku personal dirinya pribadi,” jelas Kadisdik.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Sastri Andiko meminta agar Pegawai/ASN di Kabupaten Limapuluh Kota untuk berani test urine sebagai wujud dan komitmen memberantas narkoba. Jika hal ini dilaksanakan, akan terlihat mana ASN yang sudah kecanduan narkoba.
“Kami mendorong mendorong agar Pegawai di Limapuluh Kota melakukan tes urine. Karena ini bisa jadi contoh bagi masyarakat jika pemerintah perang dengan narkoba,” sebut Sastri Andiko.
Dia juga menyebut ini merupakan tamparan berat bagi dunia pendidikan. Namun begitu dia menyebut persoalan narkoba merupakan tanggungjawab bersama. Menurutnya Pemerintah daerah harus berupaya memperlihatkan keseriusan dalam memerangi narkoba. Sehingga menjadi contoh bagi masyarakat Limapuluh Kota ke depan.
“Kita berharap pemerintah memperlihatkan keseriusannya dalam memerangi narkoba. Mari kita bersama-sama memberantas narkoba di kampung halaman kita ini,” harapnya kepada semua elemen.(h/01)





