Musibah Pasar Bukittinggi ,794 Petak Toko Terbakar Kerugian Ditafsir 1,5 triliun

Bukittinggi.Newshanter.com. Setelah hampir empat jam api membakar pasar atas Bukittinggi, Senin (30/10/2017) pagi diperkirakan sebanyak 800 kios ludes terbakar,kerugian mencapai 1.5 triliun rupiah

Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias mengatakan, akibat kebakaran ini diperkirakan sebanyak 794 toko dan ratusan kios terbakar, kerugian ditaksir mencapai 1.5 triliun rupiah, api begitu cepat merambat karena pada umunya yang berjualan di komplek pasar atas adalah penjual pakaian, sepatu dan konveksi.

Maka dari itu upaya penyelamatan dioptimalkan oleh petugas dari Dinas Kebakaran, yang dibantu puluhan unit mobil pemadam dari berbagai daerah tetangga. sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dari sembilan Kota dan Kabupaten di Sumatera Barat turut membantu pemadaman didukung 100 orang lebih personel.

Walikota Bukittinggi juga menambahkan Pusat pertokoan Pasar Atas yang terbakar saat ini sedang dalam masa perbaikan pada bagian depan. Namun dengan kejadian itu rencana perbaikan tidak akan dilanjutkan, karena dilihat dari dampak kebakaran kali ini pada umumnya toko-toko yang ada tidak layak lagi untuk digunakan.

“Pusat Pertokoan Pasar Atas itu merupakan bangunan lama. Pernah terjadi beberapa kali kebakaran pula sebelumnya, lalu sempat terdampak gempa bumi. Memang perlu dilakukan perbaikan secara menyeluruh,” jelasnya

Adapun toko yang terbakar terletak di Blok A1, A2 , A 3, B1, B2, B3, dan C1, C2, serta C3. Dari jumlah keseluruhan toko 800 buah, di perkirakan yang terbakar 600 toko, sedangkan 100 toko kosong, 100 toko lagi selamat dari api.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bukittinggi Musmulyadi mengatakan api sudah berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB..”Ada sekitar 30 mobil damkar ikut memadamkan. Kami dibantu kabupaten dan kota tetangga,” ujarnya Senin 30 Oktober 2017.

Salah seorag saksi yang juga sebagai Satpam dipusat pertokoan pasar atas mangatakan , kejadian berawal di saat dia malakukan patroli bersama temannya yang jaga malam, mendengar ada suara ledakan sepertinya dari ledakan travo, petuga mencek dari mana sumber suara tersebut, ternyata semua di blok C, api sudah mulai membesar dan merambat melalui kabel menuju arah blok B, melihat hal tersebut irwandi langsung melaporkan kejadian tersebut pada dinas Pemadam kebakaran Bukittinggi.

“sewaktu melakukan patroli rutin, saya mendengar ada suara ledakan dari block C, saya bersama teman lansung memeriksa dari mana sumber suara tersebut, tapi sesampainya di blovk C tersebur kami sudah melihat kobaran api yang merambat melalui kabel Listrik menuju arah Block B, melihat hal demikian saya segera melaporkan hal tersebut oada dina pemadam kebakaran untuk minta pertolongan,” Ujar irwandi..

Pantauan wartawan Newshanter. di lapangan, sampai sore jam 16.00 Wib, para pedagang masih sibuk memgumpulkan barang daganganya yang masih bisa diselamatkan dan dibantu oleh petugas Satpol PP, Dishub, kepolisian serta Kodim 0304/Agam

Ramainya warga yang ingin menyaksikan kebakaran dari jarak dekat sehingga menyulitkan petugas pemadam kebakaran dalam upaya pemadaman api dilokasi kebakaran

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, Sik mengatakan, dugaan sementara api berasal dari percikan gardu yang ada di Blok C pertokoan, api merambat melalui kabel ke gardu yang ada di Block B dan akhirnya travi yang ada di Block juga ikut meladak,

“Hingga saat ini tim dari kepolisian dari Laporensik polres gabungan dari polres Payakumbuh, polres Agam dan dari Polda dan seluruh saksi-saksi sudah di mintai keterangan untuk melengkapi data, dan berdasarkan informasi dari petugas keamanan di lokasi yang berjaga malam mengatakan awal api berasal dari gardu tersebut,” ujarnya.

Salah seorang pemilik toko yang ada diPusat Pertokoan Pasar Atas Reni (45 thn) mengatakan, mendapat kabar ada kebakaran di pusat pertokoan pasar atas, kami yang kebetulan ada berjualan disana lansung menuju pasar atas yang ri ikuti oleh anak-anak dan suami, dan segera melakukan penyelamatan barang sebisa yang kami lakukan.

“sesampai dipasar atas, api sudah mulai membesar dilantai dua Block C, kami berusaha menyelamatkan barang dagangan sebisa dan semampu yag kami bisa, memang tidak semua barang-barang dagangan yang bisa di selamatkan, tapi setidak-tidaknya masih ada yang bisa diselamatkan,”ungkap Reni.

Sementara itu salah seorang keluarga pedagang Jon Badorai (57) menuturkan, mendapat informasi ada kebakaran, dia bersama saudara juga langsung menuju ke pasar atas untuk membantu mengeluarkan barang-barang dagangannya saudaranya yang berada dilantai dua block A, alhamdulillhah hampir semua dagangan bisa di selamatkan, karena api sewaktu api masih berada di block B.

“Beruntung kami masih bisa membantu menyelamatan barang dagangan dengan melibatkan pihak keluarga, walaupun suasana kebakaran dan ramainya masyarakat sempat menyulitkan proses menyelematkan barang,” ulasnya.(Ayu)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *