Muba Rintis Peremajaan Kebun Sawit Berkelanjutan

Palembang.Newshanter.com,-Kabupaten Banyuasin menjadi perintis peremajaan kelapa sawit berkelanjutan model baru secara mandiri oleh petani dengan mendatangkan dana pusat bagi 4.016 hektar kebun kelapa sawit di daerah ini. Sukses Plt. Bupati Muba, Beni Hernedi menyerap bantuan pembiayaan peremajaan kebun kelapa sawit tersebut ditandai dengan penandatanganan MOU antara Plt Bupati Muba Beni Hernedi dengan Direktur Utama BPDP serta di saksikan oleh Gubernur Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Jum’at (20/05/2016).

Setiap hektar akan mendapatkan bantuan sebesar Rp. 25 juta. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang menjadi penuunjang dana memberikan bantuan kepada 2.016 petani Muba yang tergabung di 4 KUD kelapa sawit yang bermitra bersama PT Hindoli dalam kabupaten Musi Banyuasin yaitu KUD Mukti Jaya, KPKS Suka Makmur KUD Sumber jaya Lestari dan KPKS Tri Bakti Sentosa.

Bacaan Lainnya

Plt Bupati Muba Beni Hernedi dalam paparannya mengatakan, untuk mendukung program Sumsel Gemilang dan Yakin Permata Muba menjadikan Sumsel sebagai lumbung kelapa sawit berkelanjutan, untuk itu pemkab muba akan membantu proses legalitas atas kepemilikan lahan petani plasma pada proses balik nama sertifikat milik petani dengan penurunana NJOP ( nilai jual objek pajak ) PBB. Karena kabupaten Muba akan menjadi perintis peremajaan kelapa sawit berkelanjut dengan model baru yaitu peremajaan yg dilaksanakan secara mandiri oleh petani dibawah KUD serta di bantu oleh perusahaan dan pihak ketiga yg kompeten.

“Proses peremajaan nanti akan menghasilkan jutaan kubik batang pohon kelapa sawit yang tidak bisa lagi digunakan. Oleh sebab itu, Pemkab Muba melalui dinas terkait sedang mendiskusikan dengan ahli perkebunan guna memanfaatkan kembali batang pohon tersebut agar memiliki nilai jual, serta Peremajan juga perlu dipikirkan pada masa replanting dengn memanfaatkan lahan dengan tanaman sela berupa pajale (padi jagung kedele) guna merealisasikan ketahana pangan nasional”, lapornya.

Beni juga mengucapkan terima kasih kepada Provinsi Sumsel, BPDP serta dua bank yakni SumselBabel dan BNI atas kerjasama dan bantuan dalam mensukseskan para petani agar mandiri tengah kelesuan ekonomi saat ini. Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Muba Drs Iskandar Syahrianto MH, mengatakan Muba adalah kabupaten pertama di Indonesia yang mendapatkan dana replanting dari pusat melalui BPDP.

“Alhamdulilah, setelah beberapa bulan terakhir, kita (Pemkab Muba) bekerja keras akhirnya mendapatkan dana replanting. Nantinya dana itu langsung masuk ke rekening masing- masing petani sebesar 25 juta/hektar,” ujarnya dengan nada bahagia. Ia juga mengatakan kedepannya kita mengajukan permohonan lagi dana ke BPDP untuk 8.000 ha kebun kelapa sawit

Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin  mengaku gembira, hal ini bisa terwujud, mengingat ditengah-tengah kondisi finansial pemerintah pusat maupun daerah yang kurang menggembirakan, BPDP memberikan suntikan dana, meskipun diperkirakan baru mencukupi setengah biaya replanting perhektar, namun diharapkan dapat ditutupi dengan tabungan yang telah dibangun selama ini atau tambahan pinjaman kredit perbankan yang difasilitasi oleh bank.

“Luar biasa, ini pertama di dunia, setidak-tidaknya di Indonesia, bagaimana kita secara jelas, secara konkrit bukan hanya pidato memberdayakan petani kita di tengah kelesuan ekonomi seperti sekarang. Tentunya sangat besar dan wajib disyukuri serta dikerjakan sebaik-baiknya, mengingat masih banyak petani-petani lain yang belum mendapatkan bantuan tersebut”, ungkap Alex.(heri)4 beni-3

.

3Beni-2

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *