Mayat Gisel Ditemukan Tanpa Busana Depan Pintu Kamar Hotel

ILUSTRASI

PRABUMULIH -Newshanter.com-Masyarakat Prabumulih Sumatera Selatan Heboh, dengan ditemukanya mayat wanita tanpa busana itu diketahui bernama Gisely Nadia Nopitasari (18), warga Jalan Alipatan RT 01 RW 07 Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih di depan pintu kamar lantai tiga sebuah hotel di kawasan Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih, Sabtu (28/11/2015). .

Saat ditemukan, mayat korban dengan posisi terlentang di depan kamar nomor 8 hotel dengan tanpa mengenakan busana dan rambut acak-acakan. Kuat dugaan korban menjadi korban pembunuhan, lantaran saat ditemukan di sekelilig leher gadis tersebut penuh luka lebam diduga bekas cekikan, dan di pinggul kiri serta kanan terdapat luka memar.

Bacaan Lainnya

Jenazah korban pertama ditemukan Putra (22), pegawai hotel yang merupakan warga Jalan Belitung Perumnas Belitung Blok A nomor 35 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Menurut Putra, dirinya pertama menemukan mayat ketika akan membersihkan kamar hotel. Putra yang naik ke lantai tiga hotel melihat mayat terkapar di depan tangga dan depan kamar hotel. Putra yang panik lalu memanggil pegawai hotel lainnya yakni Fery Bin Hasan (21), yang merupakan warga Jalan Taman Murni Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

“Saat itu kami bangunkan, tapi sudah tidak bergerak diduga sudah meninggal, lalu kami memberitahu pimpinan dan menelpon kepolisian,” ujar Putra ketika dibincangi.

Sementara berdasarkan keterangan Fery, sebelum ditemukan tewas korban Gisel sekitar pukul 22.00 check in bersama seorang pria yang diketahui bernama Abu Salim (50), warga Jalan Arimbi RT 02 RW 04 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur. Saat itu Abu Salim dan korban datang ke hotel dengan menggunakan mobil Isuzu Panther warna putih berplat nomor BG 1174 CD. Abu chek in kamar nomor 8 lantai tiga, sementara Gisel menunggu di mobil.

Selanjutnya setelah selesai mengambil kunci kamar, Abu memarkirkan mobil di belakang hotel dan mengajak masuk korban melalui pintu belakang hotel. “Setelah sekitar pukul 01.00 Salim keluar kamar hotel dan tidak kembali sampai pagi, di buku check in atas nama Abu Salim,” katanya seraya mengatakan hanya mengetahui itu saja.

Petugas kepolisian yang mendapat informasi korban chek in dengan Abu Salim, langsung bergerak cepat dan mengamankan kakek-kakek tersebut. Dihadapan polisi Abu Salim mengakui jika dirinya chek in bersama korban di kamar tersebut sekitar pukul 22.00 dan pulang meninggalkan korban di hotel sekitar pukul 01.00.

“Kami janjian bertemu, saya keluar rumah pukul 19.00 lalu setelah pukul 21.00 menjemput dia (Gisel-red) dan kami ke hotel,” ujar Abu Salim di hadapan polisi.

Hingga berita ini diturunkan petugas kepolisian masih memeriksa Abu Salim dan tiga saksi lainnya. Sementara jenzah korban dibawa ke kamar mayat RSUD Prabumulih.

Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIK MTCP melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi didampingi Kasubag Ops, AKP Aswin Sianipar ketika diwawancarai mengatakan, pihaknya telah mengamankan seorang pria yang chek in bersama korban dan memintai keterangan sejumlah saksi.

“Korban ditemukan tewas dengan posisi terlentang di kamar hotel, saat ditemukan di tubuh korban ada luka memar dan lebam di bagian leher serta pinggul. Hingga saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, dugaan sementara korban tewas akibat dibunuh,” tegasnya. (TS/NHO

Petugas tengah membawa mayat korban/ foto Trbune Sumsel
Petugas tengah membawa mayat korban/ foto Trbune Sumsel

)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *